Mohon tunggu...
Bambang Syairudin
Bambang Syairudin Mohon Tunggu... Dosen - Bams, nilai AU-nya masih NOL?....iya, hehehe x3 ©

========================================== Bams, mengajar di Departemen Teknik Sistem dan Industri (DTSI), Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya.; dan di Program Magister Manajemen Teknologi (MMT), Departemen Manajemen Teknologi (DMT), Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital, ITS, Surabaya. Pernah BELAJAR di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung. Pernah BELAJAR di Asian Institute of Technology (AIT), Bangkok. ========================================== Bams, nilai AU-nya masih NOL?....iya, hehehe x3 ==========================================

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Macro Puisi: Satu Tali Mengikat di Leher Kunci

22 Oktober 2021   17:18 Diperbarui: 22 Oktober 2021   17:21 88 35 5
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Gambar Ilustrasi merupakan dokumen karya pribadi (Karya Bambang Syairudin)

Macro Puisi: Satu Tali Mengikat di Leher Kunci

satu tali mengikat di leher kunci demikian abadi
ujunganya mengikat ke kita juga demikian abadi

satu tali yang terbentuk dari kehendak saripati
mengeras melilit-lilit mengikat ke tubuh kita ini

sejak lepasnya tali pusar ini dipotong dari ari-ari
dipendam ke bumi satu lentera yang menemani

meski kini sudah tak nampak lagi apabila digali
tanpa dicari-cari kelak  akan menampakkan diri

satu tali yang terbentuk dari bubur lemak saripati
dari ari-ari dunia yang menghidupi isi dunia ini
menjadi kunci ruang-ruang permainan nisbi
yang mengunci semua batas-batas dimensi
termasuk usia dan takdir kita semua disini

satu tali mengikat di leher kunci
demikian abadi

satu tali mengikat di leher kunci
di leher kita ini

(tali kunci, 2021)

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan