Mohon tunggu...
Bambang Syairudin
Bambang Syairudin Mohon Tunggu... Dosen - Bams, nilai AU-nya masih NOL, tandanya masih KURANG GIAT BELAJAR. ©

========================================== Bams, mengajar di Departemen Teknik Sistem dan Industri (DTSI), Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya.; dan di Program Magister Manajemen Teknologi (MMT), Departemen Manajemen Teknologi (DMT), Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital, ITS, Surabaya. Pernah BELAJAR di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung. Pernah BELAJAR di Asian Institute of Technology (AIT), Bangkok. ========================================== Bams, nilai AU-nya masih NOL, tandanya masih KURANG GIAT BELAJAR. ==========================================

Selanjutnya

Tutup

Hobi

Arsip Puisi Bagian Keenam

25 September 2021   04:00 Diperbarui: 17 Oktober 2021   10:40 80 9 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Arsip Puisi Bagian Keenam
Gambar Ilustrasi merupakan dokumen karya pribadi (Karya Bambang Syairudin)

Arsip Puisi Bagian Keenam

(Arsip Wajah Puisi Bams)

Arsip puisi bagian keenam ini merupakan kelanjutan dari arsip puisi bagian kelima. Sebagaimana yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa setiap bagian dari masing-masing arsipnya berisi seratus (100) puisi. Tepatnya berisi daftar isi yang bertuliskan judul-judul puisi. Judul-judul puisi tersebut disusun berdasarkan kronologis penayangannya. Setelah bagian keenam ini penuh, maka akan dilanjutkan ke bagian ketujuh yang juga akan diisi dengan seratus daftar puisi, demikian seterusnya untuk bagian kedelapan, kesembilan, dan seterusnya dan seterusnya.

Arsip puisi bagian keenam ini pada awalnya adalah kosong. Kemudian setiap harinya, jika ada puisi yang tayang atau jika ada puisi yang akan dijadwalkan tayang, maka perlahan-lahan daftar isinya akan terisi hingga jumlahnya mencapai 100 puisi.

DAFTAR ISI: 

  1. Micro Puisi: Merasa Benar Sendiri
  2. Micro Puisi: Ada Kalanya Tak Terpecahkan
  3. Macro Puisi: Ini Bukan Puisi Pilihan
  4. Fibonacci Puisi: Dihadang Gajian
  5. Nano Puisi:  Paket Nasehat Bijak Pengobat Duka
  6. Micro Puisi: Singkat Saja
  7. Macro Puisi: Karena Engkau  Bernyanyi
  8. Fibonacci Puisi: Kelak tanpa Ku atau Mu
  9. Micro Puisi: Setelah Ini Kemana
  10. Nano Puisi: Persisnya Ku Tak Tahu
  11. Fibonacci Puisi: Mengurai Gelisah
  12. Macro Puisi: Manusia Bumi Berpuisi
  13. Micro Puisi: Rela Tak Mengikuti
  14. Nano Puisi: Lebih Banyak Mana
  15. Fibonacci Puisi: Sudah Berusaha
  16. Macro Puisi: Pemihakan Kita
  17. Micro Puisi: Jangan Ditinggal Lari
  18. Nano Puisi: Masih Mengunyah Lainnya
  19. Macro Puisi: Ketika Berkecamuk Amuk
  20. Fibonacci Puisi: Andai Selalu Takut
  21. Micro Puisi: Semua Diberi Waktu
  22. Macro Puisi: Yang Paling Nampak
  23. Micro Puisi: Enggak Seperti Biasanya
  24. Macro Puisi: Diantara Deru Dunia
  25. Fibonacci Puisi: Antara Kemarau dan Hujan
  26. Fibonacci Puisi: Pengunduran Diri
  27. Fibonacci Puisi: Nostalgia Duka
  28. Fibonacci Puisi: Pasang di Ambang Bawah
  29. Micro Puisi: Semua Miliki Semu
  30. Nano Puisi: Puisi atau Bukan Puisi
  31. Macro Puisi: Selain Sampah Gampang Meludah
  32. Fibonacci Puisi: Mengulangi Lupa
  33. Macro Puisi: Menghampiri yang Baru
  34. Micro Puisi: Labirin di Tengah Hari
  35. Nano Puisi: Lirih Sekali
  36. Micro Puisi: Sejak Berganti Nama
  37. Fibonacci Puisi: Setengah Tidak Apa-apa
  38. Fibonacci Puisi: Takabur di Ruang Sunyi
  39. Fibonacci Puisi: Omong-omong
  40. Fibonacci Puisi: Jangan Dikenang

Mohon tunggu...
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan