Mohon tunggu...
Bambang Syairudin
Bambang Syairudin Mohon Tunggu... Dosen - Bams, sedang mencermati, KENAPA di saat PUISI me-NANGISI, justru SAJAK malah NGAKAK me-NGETAWAI. ©

========================================== Bams, mengajar di Departemen Teknik Sistem dan Industri (DTSI), Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya.; dan di Program Magister Manajemen Teknologi (MMT), Departemen Manajemen Teknologi (DMT), Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital, ITS, Surabaya. Pernah BELAJAR di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung. Pernah BELAJAR di Asian Institute of Technology (AIT), Bangkok. ========================================== Bams, sedang mencermati, KENAPA di saat PUISI me-NANGISI, justru SAJAK malah NGAKAK me-NGETAWAI. ==========================================

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Micro Puisi: Almarhumah Puisi

9 Juli 2021   14:28 Diperbarui: 9 Juli 2021   14:28 128 35 7 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Micro Puisi: Almarhumah Puisi
Gambar Ilustrasi merupakan dokumen karya pribadi (Karya Bambang Syairudin)

Micro Puisi: Almarhumah Puisi

ini ada lagi mati menyusul pergi setelah mendiang almarhum puisi,
sekarang almarhumah puisi yang mati; duh, selekas itu ia mendahului

tak seperti kemarin ketika almarhum puisi mati, dia tak mau ditangisi
kalau ini almarhumah puisi lain lagi, isi wasiatnya sungguh aneh sekali
tepatnya kocak sekali; ia tak minta ditangisi, justru mintanya diketawai

alhasil sepanjang perjalanan ke makam, pengiringnya banyak sekali
wasiatnya dipenuhi diiringi canda gurau ketawa-ketiwi setengah mati
bahkan tak berhenti-henti sampai pengantarnya pada tak mau kembali

sementara gerombolan anak-anak yang tadi ikut mengiringi  juga
tak segera beranjak  pergi tapi mereka lanjutkan dengan bermain bola,
bolanya terbuat dari gulungan kertas puisi; sedangkan di gapura makamnya
baru dipasang spanduk besar bertuliskan:  "almarhumah puisi matinya kocak sekali, 
kita semua senang, setidaknya, kita semua telah berhemat airmata untuk hari ini".


(berhemat airmata, 2021)

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x