Mohon tunggu...
Bambang Syairudin
Bambang Syairudin Mohon Tunggu... BAMS, lebih senang DIAJARI oleh PUISI daripada DIAJARI oleh SAJAK; kalau puisi ngajarinya serius sekali, sedangkan dengan sajak malah diajak tertawa terbahak-bahak ngakak! ©

========================================== BAMS, hidup dan mencari NAFKAH sebagai Dosen di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya. Pernah BELAJAR di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung. BAMS, lebih senang DIAJARI oleh PUISI daripada DIAJARI oleh SAJAK; kalau puisi ngajarinya serius sekali, sedangkan dengan sajak malah diajak tertawa terbahak-bahak ngakak! ========================================== KEPADA SEMUA TEMAN, yang telah memberikan KERAMAHAN KOMEN dan PENILAIAN, saya mengucapkan SANGAT BERTERIMAKASIH. 🙏🤝🙏 ========================================== KEPADA ADMIN KOMPASIANA, yang telah dengan SANGAT BAIK dalam MENGELOLA dan menyediakan TEMPAT BERBAGI LITERASI, saya mengucapkan SALAM SALUT dan SANGAT BERTERIMAKASIH. 🙏🤝🙏 ==========================================

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Di Dalam Duri Masih Ada Duri

19 Mei 2021   13:11 Diperbarui: 19 Mei 2021   13:27 70 21 5 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Di Dalam Duri Masih Ada Duri
Gambar Ilustrasi merupakan dokumen karya pribadi (Karya Bambang Syairudin)

(di dalam duri masih ada duri)

setelah perjumpaanku  terjadi
engkau mengajak mandi di kali
airnya keruh pekat ilusi
dari muara sampai kesini

engkau tak biarkanku pulang kembali
minta berhenti di pusatnya arus mati

berputar-putar engkau di atas batu kali
bagai sedang belajar menari
sementaraku  tetap berada di tepi
panggilimu  dari  kejauhan sunyi

pada  sebuah rumah kosong
tak berpenghuni
engkau  buka semua jendelanya
menghadap ke mimpi

pada sejumlah musim yang telah pergi
engkau katakan akan terus menari
seabad penuh tanpa henti

pada selongsong laras  angin  sangsi
engkau arahkan hembusannya kemari

pada  cuaca yang rebah di lembah  
engkau lamunkan halimun kan tiba
di setiap jedanya dentum nadi
di setiap selanya tenunan hari
dan
engkau pun terus menari
sambil gumamkan bahasamu sendiri
yang maknanya tak bisaku mengerti:
di dalam duri masih ada duri
di dalamnya lagi masih  duri
paling terdalam juga duri
itu duri
menghujam dalam sekali
dalam sekali
itu duri
mu
kah
ini
?

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x