Mohon tunggu...
Bambang Subroto
Bambang Subroto Mohon Tunggu... Lainnya - Menikah, dengan 2 anak, dan 5 cucu

Pensiunan Badan Usaha Milik Negara, alumni Fakultas Sosial & Politik UGM tahun 1977. Hobi antara lain menulis. Pernah menulis antara lain 2 judul buku, yang diterbitkan oleh kelompok Gramedia : Elexmedia Komputindo. Juga senang menulis puisi Haiku/Senryu di Instagram.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Berpandangan Lurus Walau Melawan Arus

25 September 2022   04:27 Diperbarui: 25 September 2022   06:37 48 5 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Karya Edoardo Momene  - Bersumber dari twitter Marysocontrary

Memandang kemarin, tak ada yang mampu menghentikannya. Apalagi jika bermotif menihilkan hasil kini, mengunggulkan kenangan silam. "Kemarin telah menjadi hari ini. Besuk berbuat lebih baik lagi."

Waktu ikhlas diajak berjalan lurus. Hanya sekilas berpaling mengingat kenangan. Jangan sampai hari-hari penuh reunian. Mengingat dahulu, melupakan sekarang.

Termenung dengan bekerja memang berbeda. Itu bukan bandingannya. Kalau hanya mengejar citra enak, fantasia pasti lebih indah. Walau hati belum tentu tergugah.

Berikhtiar, boleh-boleh saja. Penuh dengan cara serta daya upaya. Tidak dipenuhi muslihat. Memaksa orang lain tetap melihat. Mengakali atau menyiasati untuk kepentingan sesaat.

Itu tandanya belum rela. "Lila legawa trusing ati". Penuh dengan kesudian serta ketulusan. Mendayagunakan  visi, membuat harapan tidak sekedar hiasan. 

Berjalan ke depan tanpa takut.  "Tanpa ajrih. Jejeg mantep mawi pasrah. Ventis secundis, tene cursum". Berikhtiar lurus, walau melawan arus.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan