Mohon tunggu...
Baldus Sae
Baldus Sae Mohon Tunggu... Dekonstruktionis Jalang

Anak kampung yang sedang mengais ilmu di kampus.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi | Maryam

25 Juni 2019   09:09 Diperbarui: 25 Juni 2019   11:54 0 1 0 Mohon Tunggu...
Puisi | Maryam
Dokpri

Selamat malam Maryam. Adakah dingin malam kota ini merasuk tubuhmu?
Tidurlah Maryam. Angin malam kota ini memang sedang tidak berpihak pada tubuh-tubuh tanpa pelukan kekasih di malam hari.
Terlelaplah sesegera mungkin. Jangan paksakan tubuh kurusmu mengigil kedinginan.
Maryam, izinkan aku menitipkan rinduku pada bantal dan tidurmu malam ini.
Biar semesta tahu, ada yang tersiksa bukan karena dinginnya malam tapi takdir yang mempertemukan.


Penfui, 13 Mei 2019

Ket. : Diikutsertakan dalam lomba cipta puisi tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Sideris Indonesia. Dari 933 penyair yang terlibat, Alhamdulillah, Maryam masuk dalam kategori 70 terbaik dengan menenpati posisi ketiga.



KONTEN MENARIK LAINNYA
x