Balda Fauziyyah
Balda Fauziyyah Penerjemah

Watch a lot, make reviews. Twitter, IG & Letterboxd : baldafauziyyah

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

Review "John Wick Chapter 3 - Parabellum"

15 Mei 2019   11:20 Diperbarui: 15 Mei 2019   11:40 321 1 0

Sutradara : Chad Stahelski

Pemain : Keanu Reeves, Halle Berry, Laurence Fishburne, Mark Dacascos

Genre : Action Thriller

          "I've served, I'll be of service."

Balas budi memang tak semudah yang dibayangkan. Ketika kita dibantu orang lain dan kini orang itu minta bantuan kita meskipun nyawa taruhannya, menolak bukan pilihan yang tepat. 

Contohnya seperti di John Wick: Chapter 2 ketika John Wick menolak membantu Santino D'Antonio untuk menyingkirkan kakak kandungnya dari tahta petinggi. Tepat setelah Santino keluar dari rumah John setelah John enggan membalas budinya, rumah mewah John langsung dibakar tak tersisa. 

Bahkan, peristiwa itu membuat John semakin terbakar amarah dan membunuh Santino di Hotel Continental, sehingga status hidupnya kini Excommunicado, yaitu tak diizinkan masuk atau berlindung di kelompok atau organisasi sosial manapun. 

Ia pun kini jadi buronan. Barang siapa yang bisa memenggal kepala John akan mendapat imbalan sebesar $14 juta dolar. Bayaran yang sangat menggiurkan bagi para pembunuh di seluruh dunia.

Seri ketiga yang berjudul John Wick: Chapter 3 -- Parabellum melanjutkan perjalanan John Wick, mantan pembunuh bayaran yang ditakuti banyak orang karena kemampuan bela dirinya yang luar biasa, dalam mencari perlindungan diri. 

John yang kini diincar orang seluruh dunia jelas tak punya banyak pilihan. Tak banyak juga orang yang bersedia membantunya karena barang siapa yang membantu John Wick akan mendapat konsekuensi dari High Table, organisasi besar yang peraturannya telah dilanggar John di film kedua. Perjalanan John tentu tidak mulus sama sekali. 

Di tiap tempat yang ia singgahi, ia harus bertarung melawan sekelompok pembunuh yang mengincar kepalanya. Lokasi syuting film ketiga ini pun lebih beragam dari film-film sebelumnya, yaitu di New York, Montreal, Rusia, Maroko dan Spanyol. Tentu saja, pembunuh profesional yang ingin menghabisi John berasal dari berbagai negara, termasuk Indonesia.    

Jika saya boleh bandingkan film pertama, kedua, dan ketiga John Wick, film ketiga adalah yang terbaik bagi saya. Tingkat pertarungan sangat maksimal, bahkan melebihi ekspektasi saya sebelumnya. Beberapa aksi dilakukan dengan cara-cara di luar dugaan dan tampak sangat keren, seperti adegan naik kuda, kebut-kebutan motor sambil bertarung, dan tembak-tembakan di dalam air. 

Selain pertarungan yang luar biasa ini, visual John Wick: Chapter 3 -- Parabellum tampak megah dengan warna-warna kontras menghiasi kota. Inilah yang paling saya suka dari seri John Wick karena keunggulannya dalam memainkan mood melalui gambar dan warna yang jarang saya temukan di film action lainnya. 

Hanya John Wick yang bisa memadukan aksi sempurna dengan visual yang sangat memanjakan mata, sehingga bisa menjadi sebuah karya seni yang indah bagaikan melihat lukisan terpajang di galeri. 

Punya sisi hiburan, intensitas, serta makna tersendiri dalam tiap frame gambarnya. Apalagi di film ketiga ini, perjalanan John ke berbagai negara jelas memberi impact lain bagi visualnya. Kita tak lagi diperlihatkan sisi gelap New York yang monoton, tapi juga ada hamparan luas berupa gurun dan pemandangan cantik lainnya di Maroko.

Keanu Reeves sebagai John Wick jelas terlihat semakin mempesona. Karismanya tak pernah pudar meski usianya sudah lebih dari setengah abad. Staminanya masih kuat dan enerjik, seolah benar-benar pantang menyerah untuk tetap hidup mengenang mendiang istrinya. Di sinilah kita bisa melihat sisi romantis John yang tak ditunjukkan di film-film sebelumnya. Ia hidup demi cinta istrinya. 

Selain Keanu, bintang besar lainnya di film ini adalah Halle Berry sebagai Sofia, teman lama John Wick. Halle menunjukkan kemampuan aksinya dengan level yang hampir mendekati Keanu. 

Dia terlihat sangar dan mematikan, tapi tetap elegan dan seksi. Nasib Sofia yang hampir sama dengan John, apalagi punya anjing kesayangan juga, membuat kita simpati padanya.

 Selain dua bintang besar itu, ada dua pemain lainnya yang sangat mencuri perhatian, yaitu Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman. Seniman bela diri asal Indonesia ini mendapat porsi yang cukup besar dalam John Wick: Chapter 3 -- Parabellum, bahkan wajah mereka sudah disorot di awal adegan. 

Dialog bahasa Indonesia yang mereka lontarkan di tengah pertarungan melawan John sungguh mengundang tawa dan sangat natural. Apalagi, respon John terhadap aksi mereka cukup mengejutkan dan membuat banyak penonton bertepuk tangan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2