Mohon tunggu...
APOLLO_ apollo_Academic Tools
APOLLO_ apollo_Academic Tools Mohon Tunggu... Dosen - Tan keno kinoyo ngopo

Sementara waktu__ izin saya minta maaf dan mohon maaf sekali lagi, jika belum bisa atau tidak sempat membalas komentar, atau vote, terima kasih

Selanjutnya

Tutup

Filsafat Pilihan

Diskursus tentang Ruang Publik Gramsci (3)

26 Agustus 2022   17:27 Diperbarui: 26 Agustus 2022   17:34 91 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Diskursus tentang Ruang Publik Gramsci (3)

Gramsci menempatkan masyarakat sipil pada tingkat suprastruktur (apalagi istilah jamaknya tidak demikian dalam pendekatan Marxian). Ini menunjukkan penyimpangan Gramsci dari apa yang ditetapkan sebagai salah satu prinsip dasar teori Marxis .. Pada gilirannya, pemisahan dari konsepsi Marxis ini mengandaikan pendekatan terhadap model hierarkis totalitas sosial dalam garis yang agak Hegelian.

Kedua, menurut pendekatan Gramsci ini, tampaknya ia menetapkan hubungan eksklusi antara masyarakat sipil dan masyarakat politik, sebagai "bidang suprastruktur" yang berbeda. 

Hal ini   menyebabkan keyakinan   Gramsci membedakan di sini antara dua zona atau ruang yang berbeda. Tetapi jika bagian itu diamati dengan cermat, dapat dilihat   itu lebih mengacu pada diferensiasi fungsi, bukan dari zona formasi sosial. 

Jika demikian halnya, Gramsci tidak menjadikan pembagian antara masyarakat sipil dan masyarakat politik sebagai dua ruang yang berbeda, sehingga ia tidak akan menganggap hegemoni sebagai ruang tertentu. Dalam pengertian ini, ada bagian lain yang sangat relevan untuk memahami apa yang dipahami Gramsci oleh masyarakat sipil dan hubungannya dengan hegemoni:

"Masyarakat sipil seperti yang dipahami oleh Hegel dan dalam arti yang sering digunakan dalam catatan ini (yaitu, dalam arti hegemoni politik dan budaya suatu kelompok sosial atas seluruh masyarakat, sebagai konten etis Negara)"

Antonio Gramsci (22 Januari 1891 -- 27 April 1937) adalah filsuf Italia, penulis, dan teoritikus politik. Anggota pendiri dan pernah menjadi pemimpin Partai Komunis Italia, Gramsci sempat menjalani pemenjaraan pada masa berkuasanya rezim Fasis Benito Mussolini. Tulisan-tulisannya menitikberatkan pada analisis budaya dan kepemimpinan politik.  Gramsci  dianggap sebagai salah satu pemikir orisinal utama dalam tradisi pemikiran Marxis. Gramsci  dikenal sebagai penemu konsep hegemoni budaya sebagai cara untuk menjaga keberlangsungan negara dalam sebuah masyarakat kapitalisme;

Gramsci memperoleh konsepnya tentang masyarakat sipil bukan dari Marx, tetapi dari Hegel, yang membuatnya justru menganggapnya sebagai suprastruktur. 

Tentu saja Marx   menurunkan konsep masyarakat sipilnya dari Hegel, tetapi sementara Marx berfokus pada dimensi ekonomi dari konsep masyarakat sipil Hegelian,  Gramsci akan mengarahkan perhatiannya lebih kepada dimensi organisasi masyarakat sipil, yang sudah menggambarkan organisasi yang sepenuhnya rasional. yang disajikan di Negara. Hal ini membuat Marx menganggap masyarakat sipil sebagai basis atau struktur ekonomi masyarakat, sedangkan Gramsci menganggapnya sebagai suprastruktur atau formasi ideologis. 

Dengan cara ini, konsepsi Gramsci tentang masyarakat sipil berangkat dari konsepsi Marx dalam hal fundamental   dalam konsepsinya tentang masyarakat sipil,  ekonomi dievakuasi. Apa yang secara fundamental menarik bagi Gramsci adalah menangkap dimensi politik yang dikandung masyarakat sipil, yang bagi Hegel adalah konten etis Negara.

Dalam hal ini, penting untuk mengingat transformasi yang terjadi dalam konsep masyarakat sipil di seluruh filsafat politik modern. Konsep masyarakat sipil sebagai sesuatu yang berbeda dari Negara berasal dari Hegel, dan perbedaan ini sepenuhnya diasimilasi oleh Marx. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Filsafat Selengkapnya
Lihat Filsafat Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan