Mohon tunggu...
Puisi

Puisi | Hukum Karmamu

3 April 2020   03:16 Diperbarui: 3 April 2020   03:10 22 4 1 Mohon Tunggu...

Gerbang penderitan abadimu mengayun terbuka dengan lembut,

Karma-mu  memanggil dengan lembut, " selamat datang"

Dan kamu harus iklas saat ini untuk mengambil tangan hasil buah karmamu,

dan pekerjaanmu di bumi telah selesai, sampai pada puncaknya seperti wabah Corona.

Kami semua sakit hati atas perilakumu, maaf tidak akan pernah lagi merindukanmu,

dan banyak air mata diam, berbau selokan zaman akibat karya tanganmu

karena kami tidak dapat berbagi dengan karmamu, hasil mu sendiri, dan temanmu  

harapan kami, kesenangan kami, ketakutan kamu tanpa sebab sudah datang detik ini.

Tapi suatu hari, di taman para Dewa, akan kau temukan catatatan kesalahmu

ketika karmamu memanggil untuk datang, kau baru menyesal dan sudah terlamat.

Kini kamu berada di gerbang dengan tangan terbuka, tanpa maaf apapun

dan berkata kepada kami, "selamat datang atas hukum karma mu!"

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x