Mohon tunggu...
Bahrul Alam Atamari
Bahrul Alam Atamari Mohon Tunggu... Pelajar

Assalamualaikum Wr.Wb Selamat Datang di Halamanku Semoga kalian Bahagia OK OK OK

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Analisis dan Upaya Konflik Syiah

21 September 2019   05:37 Diperbarui: 21 September 2019   05:47 0 0 0 Mohon Tunggu...

#ANALISIS

Syiah adalah salah satu mahzab atau golongan sauatu kaum Islam yang sudah ada sejak 14 abad lalu. Syiah itu bukan aliran sesat. Terdapat fatwa haram dan sesat yang dikeluarkan ulama di Sampang ditujukan untuk Syiah yang dipimpin oleh Tajul Muluk. Fatwa tersebut adalah fatwa MUI Kapubaten Sampang, Provinsi Jawa Timur dengan nomor A -- 035/MUI/spg/2012 tentang kesesatan ajaran Syiah. Fatwa tersebut menegaskan bahwa ajaran Tajul Muluk adalah sesat.19 Juli 2012, Tajul Muluk ditangkap dan divonis 2 tahun penjara karena aliran sesat.

 7 Agustus 2012, ulama BASSRA menemui Forum Pimpinan Daerah (FORPIMDA) Sampang. Mereka membuat enam kesepakatan. Lalu masyarakat Karanggayem kembali menuntut pada tanggal 23 Agustus 2012 karena belum jelas penaganannya. Akhirnya terjadi konflik  seblum ulama BASSRA menemui Pemkab Sampang. Konflik terjadi pada pukul 09.00 WIB Minggu, 26 Agustus 2012. Konflik dipicu oleh anak -- anak Syiah yang dipondokkan di YAPI Bangil dan Pekalongan. Kaum Syiah menyerang dengan bom Molotov dan terjadilah bentrokan. Kaum Sunni dari luar desa pun berdatangan. Aparat Kepolisian tidak dapat mencegah bentrokan. 47 rumah warga Syiah hangus dibakar, 1 orang meninggal, 1 orang kritis, dan 5 luka -- luka.

Sebenarnya, konflik Sampang terjadi karena masalah keluarga  bukan konflik antara Syiah dan Sunni. Tajul Muluk dan M.Rois adalah kakak beradik. Masalah keluarga dan masalah percintaan. Santriwati dati pondok pesantren dari M.Rois akan dinikahi dengan Santri pria dari Tajul Muluk. Tajul Muluk dan M.Rois memiliki pengikut yang banyak dan cukup besar sehingga persoalan keduanya menjadi konflik kelompok.

#UPAYA

Menurut Saya, upaya yang harus dilakukan untuk menyelesaikan konflik Syiah di Sampang ini adalah:

  • Jika sudah ada kesepakatan harusnya dilaksanakan dengan tertib. Jangan dilanggarkarena akan menyebabkan kemarahan pihak lain
  • Masalah pribadi jangan sampai merembet ke pihak dari luar atau orang lain
  • Harusnya kita hidup rukun dengan saudara
  • Sungguh kekerasan bukanlah solusi menyelesaikan masalah
  • Jangan ikut-ikut jika belum mengetahui
  • Pemerintah Indonesia harus segera memulangkan pemungsi Syiah agar tidak terjadi masalah yang lebih besar lagi.
  • Pemerintah harus melakukan mediasi , negosiasi, dan komunikasi kepada kelompok Syiah.

KONTEN MENARIK LAINNYA
x