Bagus Firmansyah
Bagus Firmansyah Guru

Menyukai membuat video dokumenter, autopainting, fishery dan tanaman.

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana

Nenek Ellys dan Buddy

12 Januari 2018   20:03 Diperbarui: 12 Januari 2018   20:04 627 0 0
Nenek Ellys dan Buddy
https://www.pexels.com/photo/aerial-view-architecture-autumn-cars-280221/

Hari ini Cindy sangat bahagia, riasan dan Make-up nya luar biasa, ini kita mau kemana?, "Robertson kunjungan pertama", aku nurut saja sama Cindy. Mobil aku jalankan mundur keluar halaman rumah, ada yang salah sepertinya?, "ya ampun", Kucing kesayangan Nenek Ellys terinjak roda belakang.

Darah Kucing itu dimana-mana, sementara Aku dan Cindy harus segera mengantar undangan pernikahan kesanak famili. Tak aku kuburkan kucing itu, kupikir nanti saja sepulang dari mengantar undangan, Acara pernikahan kami lebih penting untuk saat ini, daripada Kucing tua yang selalu berisik itu. Tempat sampah depan rumah jadi tempat pemakaman sementara Kucing kesayangan Nenek Ellys, Aku sendiri belum sempat bilang padanya tak sengaja aku menabrak Kucingnya.

Hari itu sangat melelahkan bagi Cindy. Dini hari Aku dan Cindy baru bisa kembali dari mengantar undangan, kami kaget setengah mati, jam segini banyak Polisi disepanjang Komplek dan depan rumah, ada apa ini?, apa Gara-gara Buddy yang kami lindas tadi?, iya, nama Kucing Nenek Ellys. Opsir muda itu bilang Nenek Ellys Bunuh diri karena frustasi tak menemukan Buddy Kucing Kesayangannya, Aku, Cindy terdiam penuh penyesalan yang mungkin belum pernah dirasakan selama ini.

Ini hari kebahagiaan seharusnya, bagi Aku dan Cindy, dan seharusnya aku tadi bilang Nenek Ellys soal Kucingnya itu, mungkin saja kejadian ini semua tak perlu terjadi. Satu-satunya penyesalan Pernikahan kami cuma Nenek Ellys dan Buddy, iya, Buddy Kucing kesayangan Nenek Ellys.

Nenek Ellys dan Buddy