Mohon tunggu...
Mahdiya Az Zahra
Mahdiya Az Zahra Mohon Tunggu... Wiraswasta - lifetime learner

Mompreneur yang suka menulis

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Surat Terbuka untuk PPNI dan Forum Stovia Joglosemar

31 Januari 2018   14:05 Diperbarui: 31 Januari 2018   14:11 467
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Berita tentang kasus pencabulan yang dilakukan perawat di National Hospital telah membuat Persatuan Perawat Nasional Indonesia dan Forum Stovia JogLoSemar membuat pernyataan pembelaan terhadap profesionalitas perawat tersebut. Mereka mengatakan bahwa perawat tersebut dipaksa mengaku di bawah tekanan. 

Wahai para perawat yang baik hati, saya paham apa yang kalian lakukan adalah suatu bentuk pembelaan terhadap profesi kalian. Kalian tidak ingin ada cela dalam profesi kalian, juga tidak ingin nama baik profesi kalian menjadi buruk akibat perbuatan oknum. Ketahuilah wahai perawat 

1. Oknum

Meski ada oknum perawat yang berbuat cabul, hal itu tidak akan membuat kami masyarakat memandang kalian para perawat sebelah mata atau melecehkan kalian. Kami sadar betul bahwa pelaku hanyalah oknum, bukan atas nama perawat seluruh Indonesia, sehingga nama kalian tidak akan tercoreng.

2. Selama masih di dunia, pasti ada setan. 

Selama kita masih tinggal di dunia, tidak ada kesempurnaan dan kebatilan pasti masih tetap ada sekalipun itu di tempat yang paling suci. Karena kita semua manusia, sadarilah bahwa setiap manusia pasti memiliki dosa, begitu juga profesi. Tidak ada profesi yang sempurna, pasti setiap profesi memiliki kecacatan, karena kita semua manusia yang tinggal di dunia, bukan di surga. 

3. Jika menimpa diri kalian 

Bayangkan jika itu terjadi pada istri kalian, anak perempuan kalian, atau kalian sebagai perawat perempuan dan mendapat perlakuan seperti itu ketika sakit dan tidak berdaya. 

Relakah itu terjadi pada kalian dan keluarga kalian? jangan lihat pelaku sebagai perawat tapi pandanglah ia sebagai manusia biasa yang bisa berbuat salah, karena perawat bukanlah nabi atau manusia suci yang terbebas dari dosa. 

Bayangkan jika anak perempuan kalian atau istri kalian sakit kemudian saat kalian datang mereka sedang menangis karena telah dilecehkan oleh perawat, profesi yang sama dengan kalian. Apakah kalian juga akan membuat pernyataan pembelaan?

4. Perawat mengaku

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun