Mohon tunggu...
Gurujiwa
Gurujiwa Mohon Tunggu... Induk Art Terapis - konsultan - penulis (gurujiwa508@gmail.com) (Instagram :@gurujiwa) (Twitter : @gurujiwa) (Facebook: @gurujiwa))

"Tak perlu jadi tercemerlang, keindahan konfigurasi rasi bintang di langit tercipta, semua bintang bersahaja bersinar, satu dan lainnya tidak merasa lebih" ---Gurujiwa--

Selanjutnya

Tutup

Sehat dan Gaya Pilihan

Jangan Sampai Menangis Gendut Setelah Puasa

23 April 2021   11:59 Diperbarui: 23 April 2021   12:07 311 7 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Jangan Sampai Menangis Gendut Setelah Puasa
Ilustrasi (iNstagram/@masclink_kulineran)

Ada suatu momen saat buka puasa sunah di swbuah warung tegal sederhana, penulis tiba tiba haru dan menangi tersedu - sedu. Tiba tiba terbayang di depan mata berapa ribu jiwa yang tak bisa makan hari itu. Sehingga saat menyuap makan satu demi satu  sendok makan ke mulut, penulis merasa zalim dan semenan mena mengambil hak mereka.

Berbeda denga suasana puasa di Ramadan,  semua orang menahan diri,  dan semua tenggang rasa menghormati yang sedang berpuasa. Tapi lihat di meja makan kita,  begitu variatif, banyak dan penuhnya menu buka puasa.  Seolah es buah,  gorengan, kurma, buah,  tongseng,  soto, dan kawan kawan,  belum cukup memuaskan lapar mata dan lapar lidah kita. Padahal setelah semuanya masuk ke perut, semua porsi dan kepadatan menu di piring itu,  membuat masalah kesehatan dalam jangka pendek dan panjang.

Ada fenomena lucu,  saat Ramadan, bukannya kurus saat Ramadan tetapi badan bisa tambah melar dan gendut,  karena tidak bijak menata pilihan serta jumlah menu yang tepat kalori dan protein. Banyaknya makanan yang disajikan ketika perut lapar kerap membuat khilaf hingga melahap semua makanan tersebut. Hal ini seringkali menyebabkan berat badan bertambah yang pada akhirnya dikeluhkan.

Agar ouasa lancar,  dan berat badan tetap terkontrol baik,  berikut ada tips sedehanaa pola makan di Ramadhana
ahli Gizi Klinis di Healthbay Clinic Dubai Sara Abdelghany
Yang dilansir di Al Arabiya :

1. Pastikan mengonsumsi protein dan sayuran dalam porsi yang baik serta karbohidrat kompleks dalam jumlah sedang selama buka puasa dan sahur.

2. Hindari makanan yang digoreng sebisa mungkin. Sebagai gantinya, makanan pembuka dan kue panggang oven untuk membatasi jumlah minyak yang dikonsumsi.

3. Hindari membangun kalori melalui minuman, seperti jus, minuman Ramadhan populer, dan minuman ringan.

4. Hindari terlalu banyak makan kurma, buah-buahan kering, dan kacang-kacangan. Meski sehat, mereka tetap tinggi kalori.
 
5. Hindari makan berlebihan hingga kekenyangan.

6. Pastikan setidaknya 70 persen camilan yang dimakan sehat. Manjakan diri dengan makanan penutup, tetapi batasi jumlah makanan manis yang dimakan.

7. Pastikan makan makanan yang tepat saat lapar dan hindari mengemil permen atau kue kering.

8. Hindari memiliki terlalu banyak pilihan dan variasi makanan ketika berbuka puasa atau sahur. Ini akan mendorong rasa ingin makan lebih banyak.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN