Mohon tunggu...
gurujiwa NUSANTARA
gurujiwa NUSANTARA Mohon Tunggu... Konsultan - pembawa sebaik baik kabar (gurujiwa508@gmail.com) (Instagram :@gurujiwa) (Twitter : @gurujiwa) (Facebook: @gurujiwa))

"Sebagai Pemanah Waktu kubidik jantung masa lalu dengan kegembiraan meluap dari masa depan sana. Anak panah rasa melewati kecepatan quantum cahaya mimpi" ---Gurujiwa--

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Kalau Saja Tak Kuguris Gending Ladrang Gajah Seno

5 November 2020   00:37 Diperbarui: 5 November 2020   00:45 2838
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi Republika

Joko Porong

Aranjer

Komposer
Gending Gajah Seno
Menyesal telah menciptakan
Titi laras
Yang penuh enerji pembangkitan
Saat Dalang lelah
Jeda yang indah
Diisi tembang khusus
Yang entah bagaimana
Ajaib menyusunnya
Membuat Pengatur wayang
Tak akan lelah

Cukup tapa ngrame
Tiga lima menit
Terpekur
Hanyut
Dalam ayunan
Komposisi gamelan
Tak terbendung
suluk
Sang Dalang Kondang Kaloka
Ki Seno Nugroho
Pamit
Pindah pagelaran wayang
Kulit biasa
Pada hajatan besar
Semesta luas

Kalau aku meninggal nanti
Aku mau diiringi gending
Istimewa ini
Dalam grup WA seniman tradisi
Tiga tahun lalu
Semua menjerit kaget
Jangan !

Kini Sinden
Sinden
Margo Laras
Ayu
Cantik
Semok
Bersuara lembut
Lirih
Tapi gemericik
Mengelus sanubari
Semua menangis
Usai melaksanakan tugas
Mengantar Sang Dalang Seno
Naik Gending Gajah Seno
Melanglang buana alit
Ke jagad gede
Mentas bali
Abadi

Segenap nayogo pengrawit nada
Terisak
Sinden sinden pudar pupur bedaknya karena luntur
Kena banjir air bening dari matanya
Mata pedih
Sedih
Kehilangan panutan
Teladan hidup

Pelayat terharu biru
Berduka
Dalam

Joko Porong
Joko Porong
Dimana ia ?

Komposer pencipta Gending
Interlude
Bagi  Dalang ngaso
Tapi bukan ngaso selamanya
Sungguh ia menyesal
Telah mencipta gending
Ladrang Gajah Seno
Laras Slendro
Patet 9
Pengantar hening
Air mata bening

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun