Mohon tunggu...
mochamad azis nasution
mochamad azis nasution Mohon Tunggu... jurnalis

berbagi pengetahuan dan pengalaman...

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Inilah Pemenang Lomba Micromine Student Competition 2019

15 Mei 2019   13:27 Diperbarui: 15 Mei 2019   13:37 0 0 0 Mohon Tunggu...
Inilah Pemenang Lomba Micromine Student Competition 2019
micromine-pemenang-5cdbaf3e75065746ee18c552.jpg

Jakarta-  Untuk pertama kalinya pada tahun 2019, Micromine Indonesia mengadakan acara Micromine Student Competition. Acara tersebut menjadi salah satu bagian dalam kegiatan Youth Mining Camp Competition (YMCC), yang diselenggarakan oleh Himpunan MahasiswaTeknik Pertambangan Nasional ( HMTA UPN), Veteran Yogyakarta. Acara YMCC sendiri, sudah berlangsung selama tiga kali dan diikuti oleh kampus kampus dari seluruh Indonesia. Acara puncak pengumuman pemenang Micromine Student Competition dilakukan di hotel Merapi -- Merbabu, Yogyakarta.

Terpilih sebagai pemenang, juara utama adalah Mradipta Lintang dan Salma Difa Masti dari program studi Geologi, Universitas Gajah Mada. Kemudian sebagai juara utama program studi tambang diraih oleh Josha Panangian dan Muh Sandi Yudha dari UPN Veteran, Yogyakarta. Para pemenang berkesempatan untuk mengikuti Global Immersion Program yang diselenggarakan oleh MICROMINE Indonesia bekerjasama dengan MICROMINE Rusia dan MICROMINE Afrika Selatan.

Micromine Competition 2019 diikuti oleh sekitar 50 mahasiswa yang berasal dari Universitas seluruh Indonesia yang tergabung dalam MICROMINE Academic Licence Scheme (ALS) program. MICROMINE Competition bertujuan untuk mengukur pemahaman dan penerapan program ALS untuk seluruh Universitas yang menerima Lisensi Micromine, serta untuk meningkatkan daya saing antar mahasiswa.

Menurut Sahrul Hidayat, Manager Micromine Indonesia, berharap bahwa MICROMINE Student Competition 2019 akan menghasilkan penyeragaman pengetahuan tentang software Micromine dengan Program Studi Teknik Pertambangan dan Program Studi Teknik Geologi di seluruh perguruan tinggi di Indonesia.  "Selain itu bias menjadi ajang mengukur kemampuan diri bagi peserta," pungkasnya.