MOCHAMAD ZEN
MOCHAMAD ZEN Pegawai Negeri Sipil

Mochamad Zen, Widyaiswara di LPMP Jawa Barat dengan kualifikasi S3 (Doktor) ilmu Kimia UNPAD, disamping itu aktif melakukan pelatihan bagi Guru dan tenaga kependidikan. Hp. 081573408141

Selanjutnya

Tutup

Digital

Perubahan Kecil Menyongsong Kemajuan

7 Agustus 2018   08:53 Diperbarui: 7 Agustus 2018   08:58 84 0 0

Mochamad Zen, Widyaiswara di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Barat

mochamad_jen@yahoo.com, HP.081573408141

Perkembangan sains dan teknologi berubah setiap 18 jam /sekali, perubaan yang cepat ini perlu diantisipasi terhadap efek negatif teknologi dalam bidang lain. Oleh karena itu perlu dikembangkan kosep inovasi yang mampu mengantisipasi Disruption technology terhadap  sistem yang lain. Pengertian inovasi yang selalu berkonotasi positif, berbeda dengan Disruption yang memiliki konotasi  negatif dalam bentuk konflik internal (Kilkki et al. 2018).

Definisi disruption adalah kejadian yang mengharuskan merancang ulang strategi untuk bertahan terhadap perubahan lingkungan (Kilkki et al. 2018)."disruptive technology" dalam bidang pendidikan adalah bagaimana membangun kembali siswa belajar dan bagaimana sekolah mempersiapkan apa yang tidak bisa mereka prediksi (Nonoo et al. 2013).

Disruption Technology adalah teknologi yang mengubah dasar persaingan dengan mengubah metrik persaingan kinerja di perusahaan (Nagy et al. 2016). Teknologi baru yang kedatangannya menandakan pergeseran teknologi yang dominan di sektor itu (Ganguly et al. 2017).

Disruptive technology yang menjadi fokus karya tulis tematik kali ini adalah " Katalis biodiesel menjawab tantangan  widyaiswara pada era disruptive technology". Sejumlah argumentasi  berdasarkan bukti riset dikemukakan untuk merancang ulang perkembangan teknologi.

Disruptive technology memerlukan kecepatan dalam menghasilkan produk,  efektif, efesiensi  dan itu semua dapat dicapai dengan menggunakan katalis hidrotalsit sebagai  zat yang mempercepat rekasi dan katalis diperoleh kembali setelah reaksi selesai.

Katalis hidrotalsit dalam bentuk serbuk lebih mudah dipisahkan dari katalis dalam bentuk cair, untuk selanjutnya dapat didaur ulang untuk digunakan kembali sebagai katalis pada reaksi berikutnya. Itu adalah salah satu kebaruan yang dimiliki oleh katalis hidrotalsit.

Kebaruan katalis hidrotalsit [ Mg8,7Al1,2Fe0,5Ce0,7(OH)16[CO3]2- .5,4.H2O terletak pada komposisi Mg, Al, Fe dan Ce sebagai unsur penyusun senyawa hidrotalsit yang belum  diteliti oleh peneliti lain.

Jenis Kegiatan

Jenis kegiatan merupakan penulusuran pustaka yang berkaiatan dengan Disruption Technology dikaitkan dengan kesiapan widyaiswara menghadapi tantangan era Disruption Technology.

Fokus karya tulis tematik diberi judul "Katalis biodiesel menjawab tantangan widyaiswara menghadapi era disruption technology". Judul ini dipilih dengan tujuan menjawab tantangan widyaiswara menghadapi era disruption technology dalam bentuk konkrit, bukti nyata dan telah dilakukan dalam bentuk penelitian akademis kewidyaiswaran sesuai dengan bidang studi yang dimiliki.

Manfaat

Manfaat yang diperoleh dari "Katalis biodiesel menjawab tantangan widyaiswara menghadapi era disruption technology" adalah mempercepat reaksi menggunakan katalis hidrotalsit pada reaksi biodiesel. 

Efek iringan dari reaksi cepat berkaitan dengan hemat energi, hemat waktu dan hemat alat-bahan untuk selanjutnya mempengaruhi nilai ekonomi.

Rekomendasi katalis hidrotalsit yang berwujud padat menyebabkan katalis mudah dipisahkan dari pereaksi tanpa melaui mekanisme pemisahan yang sulit. Hal ini memperkuat rekomendasi bahwa katalis hidrotalsit memberikan sumbangan pada penyelamatan lingkungan.

Implementasi katalis hidrotalsit untuk digunakan pada reaksi biodiesel menjadi hal utama disebabkan Leachibility (stabilitas senyawa) tinggi terhadap suhu  sehingga  katalis hidrotalsit lebih stabil terhadap kerusakan pada reaksi kimia.

Manfaat biodisel  sebagai energi terbarukan memiliki kemampuan menggantikan sumber energi fosil yang makin lama makin habis. Sesungguhnya energi yang bersumber dari fosil hanya bertahan dalam 50 tahun ke depan. Katalis biodiesel menjawab tantangan widyaiswara menghadapi era disruption technology" sehingga sumber energi biodiesel akan menjadi sumber energi terbarukan yang diminati masyarakat.

Penutup

Disruptive technology menjadi salah satu titik awal terjadi perubahan yang akan membawa kemajuan saian dan teknologi lebih maju. Oleh karena itu diperlukan kesiapan semua unsur untuk mengikuti perkembangantersebut.