Mohon tunggu...
Muhammad Irfan Ayyubi
Muhammad Irfan Ayyubi Mohon Tunggu... Mahasiswa

Hanya seseorang yang ingin tidur siang di sebuah kolong jembatan dengan bebasnya

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Kau

20 April 2021   01:13 Diperbarui: 20 April 2021   01:20 28 4 0 Mohon Tunggu...

Kau yang begitu lembut, berbisik, melalui embun pagi di atas dedaunan, bersabda dalam awan-awan berarak dan tetes hujan. Menyirami tiap erang jiwa-jiwa yang gersang
Menyejukkan tiap kalbu yang digelayuti gundah
Menghapus tiap resah-gelisah

Kau, menjelma dalam perwujudan tangan-tangan penuh kudis peminta-minta di pasar, dalam tangis seekor kucing kurap yang lapar
Menyayat-nyayat s'gala birahi
Merobek-robek tiap nafsu indrawi

Kau yang akbar, bersinggasana dalam gunung-gunung tinggi, sawah ladang yang menghampar, sungai panjang yang mengular, samudera dan angkasa yang luas, pada gugusan bintang-bintang, pada setiap suara petir menggelegar, melempar gentar pada manusia-manusia yang merasa punya kuasa besar

Kau dapat membunuh matahari, bangkitkan rembulan, silih-berganti, Kau cabut satu nyawa, lahirkan nyawa baru, segala dalam genggaman tangan-Mu

Kau selalu menyeru, melalui getar alu yang bertalu-talu pada lumpang dalam dadaku
Menumbuk-numbuk s'gala pongah dan gagah
Meremukkan s'gala aku yang semu

April 2021

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x