Mohon tunggu...
IbuyyaNafri
IbuyyaNafri Mohon Tunggu... Mahasiswa

Cara menikmati hidup yang paling utama adalah usaha membuang ketakutan-ketakutan yang bersarang di kepala.

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana

Keadilan

18 Juni 2020   17:22 Diperbarui: 18 Juni 2020   17:18 11 1 0 Mohon Tunggu...

"Keadilan apanya. Kalo bukan kaumnya atau golongannya juga nggak bakal dipeduliin. Buat badan sendiri aja kamu juga nggak bisa adil, makan jarang, tidur kurang, badan kurus, kantung mata udah kemana-mana, masih berani ngomongin keadilan."

Sore itu, Pono tersipu mendengar Mang Didin tukang somay pinggir jalan ketika membicarakan keadilan yang sedang diperbincangkan orang banyak.

"Dulu, siapa bicara tentang kulit? kaum-kaumnya aja. Yang lain? Nggak. Kalau kaumnya tertindas baru bersuara. Sekarang, bicara tentang orang tertindas yang keyakinannya sama, kalau sama keyakinannya,  baru ramai-ramai nafsunya terusik. Dia bisa kenyang, ketika tetangganya nggak punya makanan, sudah nggak adil.Lagi-lagi hal seperti itu siapa yang peduli?"

***

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x