Mohon tunggu...
Ayu Laily Rahmawati
Ayu Laily Rahmawati Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa S1-PGSD

Gadis sok tangguh padahal sering rapuh.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Gadis Sebatang Kara

13 Juli 2022   15:12 Diperbarui: 13 Juli 2022   17:47 599
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dunianya redup tanpa cahaya

Sendiri dalam lamunan tanpa daya

Sesekali ia menyibakkan rambut panjangnya

Ia teteskan air mata,

ia nampak lara

Perih menyelinap di rongga jiwanya

Isak tangis temani kesendiriannya

Tak henti ia ratapi hidup dengan menyebut asma Tuhannya

Ia berjalan penuh asa

Lewati duka mengiris sukma

Di persimpangan jalan ia berhenti

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun