Mohon tunggu...
Ayub Simanjuntak
Ayub Simanjuntak Mohon Tunggu... Guru - The Truth Will Set You Free

Write what I feel

Selanjutnya

Tutup

Filsafat Pilihan

Raja Salomo dan Pencarian Makna Hidup

21 November 2021   06:33 Diperbarui: 10 Desember 2021   09:43 362 8 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
ilustrasi: istockphoto.com

"Segala sesuatu sia-sia!". Sebaris kalimat singkat dalam pembukaan kitab tulisan seorang raja termasyur yang pernah hidup sekitar tahun 990 S.M. Salomo namanya. Ayahnya Raja Daud adalah raja Israel paling terkenal yang memiliki 18 putra dan seorang putri cantik bernama Tamar. Raja Salomo sendiri adalah anak dari istri sekaligus permaisuri raja yang bernama Batsyeba.

Ketika masih sangat muda sekitar dua puluhan tahun, Salomo telah mendapat mandat menjadi pengganti Raja Daud. Raja Daud yang sadar akan kematiannya yang mendekat memang akan mengaruniakan tahta kerajaan Israel kepadanya. Salomo yang masih hijau dan belum berpengalaman dalam bidang pemerintahan dan politik mengambil satu keputusan untuk mencari Tuhan Allah Israel dalam doa.

Pada suatu kali Salomo pergi ke suatu tempat yang bernama Gibeon. Disana ia mempersembahkan seribu korban bakaran di atas mezbah. Belum pernah ada seorang raja yang mempersembahkan demikian banyak korban bakaran kepada Allahnya. Ia berdoa dan memuji Allahnya karena segala perbuatan yang dilakukan-Nya kepada ayahnya Daud dan bangsanya Israel.

Pada malam itu juga Allah Israel menampakan diri dalam mimpi. Allah berfirman," Mintalah apa yang hendak kuberikan bagimu". Lalu Salomo menjawab Tuhan dengan keinginan tunggal bukan memiliki harta, istri atau kedudukan melainkan Salomo menginginkan mendapat hikmat yang luas untuk dapat memimpin umatnya Israel.

Sejak peristiwa itulah Salomo mendapatkan karunia hati yang penuh hikmat dan pengertian yang dalam mengenai banyak hal dimuka bumi. Hikmat adalah melihat segala sesuatu dari kaca mata Allah untuk kemudian mengubah pengetahuan yang sudah didapat menjadi aplikasi praktis dalam kehidupan sehari-hari. Selain mendapat hikmat, Allah juga mengaruniakan kepadanya harta dan kekayaan yang melimpah yang membuatnya menjadi salah satu raja terkaya dalam sejarah.

Kitab pengkotbah atau dalam bahasa Ibraninya disebut Qohelet adalah salah satu buku yang berisi nasihat hikmat yang ditulis oleh Salomo setelah ia mengamati dan meninjau seluruh perjalanan hidupnya dari masa muda sampai diusia tuanya. Salomo dalam catatan buku raja-raja Israel tercatat telah menggubah tiga ribu amsal dan seribu nyanyian. 

Tema-tema sajak dan nyanyiannya terbentang luas dari pohon-pohon Aras di Libanon sampai kepada hisop yang tumbuh pada dinding batu; ia berbicara juga tentang hewan-hewan dan tentang burung-burung dan tentang binatang melata serta ikan-ikan. Oleh karena kepintarannya seluruh bangsa seringkali datang ke Yerusalem untuk mendengarkan nasihat dan hikmatnya.

Kisah legendaris hikmat Salomo adalah ketika pada suatu waktu raja kedatangan dua orang perempuan sundal yang menghadapnya perihal kematian salah satu dari bayi mereka. Perempuan yang satu menuduh temannya menukar bayinya yang hidup dengan bayi temannya yang sudah mati ketika tidur. Tetapi perempuan yang dituduh membela diri dan menuduhkan hal yang sama kepada perempuan temannya itu. Salomo dalam hikmatnya memerintahkan mengambil pedang dan menyuruh prajurit memenggal bayi menjadi dua bagian, satu bagian masing-masing untuk perempuan. 

Tetapi belum sampai prajurit datang, perempuan yang adalah ibunya berteriak sambil menangis sebab ia merasa sayang dan kasihan terhadap bayinya, ia memohon agar bayi tersebut diberikan kepada temannya. Raja Salomo langsung memerintahkan memberi bayi tersebut kepadanya sebab ia memang ibunya.

Salomo berambisi hendak menguji puncak kesenangan manusia. Ia memulainya dengan proyek-proyek megah yaitu istana raja yang mewah dan besar, Bait Allah di Yerusalem dengan interiornya yang mempesona, taman-taman, kebun-kebun anggur, kolam-kolam, para istri dan gundik serta biduanita-biduanita tercantik yang dapat ia kumpulkan di istananya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Filsafat Selengkapnya
Lihat Filsafat Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan