Mohon tunggu...
Ayah Tuah
Ayah Tuah Mohon Tunggu... Penikmat kata

Pedagang kaki lima Terlambat turun gunung

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Laron

13 November 2020   21:28 Diperbarui: 14 November 2020   05:11 124 47 7 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Laron
Ilustrasi. Foto oleh Musa Ortac/ Pexels 

Tumbuh sayap menyerbu pusat cahaya. Disangka cahaya adalah rindu yang memagut. Tapi malah kematian datang menjemput

Laron-laron berterbangan, penanda akan datang musim hujan. Berharap bisa menghamparkan impian 

Kitalah laron-laron itu, ingin cepat mengubah keadaan 

Terbang bebas sekehendak hati, terpedaya pada kilau dunia, seolah-olah pendarnya takpernah redup tiada henti 

Dan kita lalai untuk sejenak tafakur,  hingga terlambat saat terbentur, baru terjaga saat melihat sebelah kaki sudah berada di pintu kubur 

***

Lebakwana, November 2020 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x