Mohon tunggu...
Ayah Tuah
Ayah Tuah Mohon Tunggu... Penikmat kata

Pedagang kaki lima Terlambat turun gunung

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Siklus Remeh-temeh tentang Kangen

9 Agustus 2020   21:01 Diperbarui: 9 Agustus 2020   21:05 103 47 6 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Siklus Remeh-temeh tentang Kangen
Ilustrasi. Foto oleh Sergei Shmigelskii/ Pexels 

Kangen itu adalah pagi, pagi yang di dalamnya menjanjikan embun, embun mencumbu pucuk dedaunan, daun bersilang salam kepada ranting, ranting bersepakat pada dahan, dahan menanti janji burung, burung pun tak ragu bernyanyi, nyanyi untuk menyambut matahari, matahari yang tak pernah habis berkisah, kisah pada bumi, bumi berputar pada garis waktu 

waktu pada gerak jarum jam

jam yang gelisah, gelisah janji-janji kota, kota bermandikan cahaya lampu, lampu yang menggoda desa, desa yang remuk 

remuk cinta 

cinta itu air, api, tanah, juga pelangi

juga merah jambu 

dan ada 1000 cerita kangen di dalamnya 

***

Cilegon, Agustus 2020. 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x