Mohon tunggu...
Ayah Tuah
Ayah Tuah Mohon Tunggu... Penikmat kata

Pedagang kaki lima Terlambat turun gunung

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Ilalang yang Tumbuh di Kepala

1 Juni 2020   00:21 Diperbarui: 1 Juni 2020   00:19 248 62 15 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi: Ilalang yang Tumbuh di Kepala
Ilustrasi. Foto oleh AxxLC/ Pixabay.com 

Saat aku bangun tidur ada tumbuh ilalang di halaman kepalaku, akarnya dengan cepat merambat ke jantungku, menyusuri pembuluh darah 

Kata Bapak Penyuluh Pertanian, ilalang adalah gulma perusak yang harus disingkirkan. Dia harus disemprot dengan racun sistemik, tuntas ke akar tak tumbuh lagi 

Tapi istriku memberi pupuk dengan sekali sentuh, agar ilalang tumbuh subur, hingga aku tak sempat berpikir duduk tafakur 

Ternyata aku tidak sendiri. Orang-orang kini ramai menanam ilalang di linimasa, ditumbuhsuburkan dengan menggunakan kacamata kuda

Ilalang dan kacamata kuda membuat orang-orang hanya mengenal dua jalan: Cinta kepada kebencian yang tak masuk akal , dan cinta kepada cinta yang hilang akal 

Alasan untuk membenci adalah kebencian itu sendiri, alasan untuk mencinta adalah kecintaan terhadap kebencian 

Keduanya kini menjadi berhala baru 

***

Cilegon, Mei 2020 

VIDEO PILIHAN