Mohon tunggu...
Ayah Tuah
Ayah Tuah Mohon Tunggu... Penikmat kata

Pedagang kaki lima Terlambat turun gunung

Selanjutnya

Tutup

Puisi Artikel Utama

Puisi | Seorang Perempuan yang Belajar untuk Tertawa

18 Februari 2020   07:35 Diperbarui: 20 Februari 2020   21:11 309 43 15 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi | Seorang Perempuan yang Belajar untuk Tertawa
Ilustrasi: Pixabay/loilamtan

Perempuan itu mengirimkan luka pada sebuah pesan

padahal grup percakapan sedang merayakan bagaimana cara tertawa yang lupa

lupa bagaimana seharusnya menempatkan tawa



Sepertinya ia ingin menahan Februari agar gerimis tak menjadi hujan

Menghapus isak

karena air mata tak cukup

untuk tinggalkan jejak 


Tapi rasanya tak mungkin

Percakapan di linimasa lebih mengapungkan perbincangan

Cara meniup bara

Merambat ke tempat lain

Akhirnya perempuan itu ikut belajar caranya tertawa

Menertawai diri sendiri 

***

Cilegon, Februari 2020. 

Ilustrasi. Sketsa oleh: Swarna Hati
Ilustrasi. Sketsa oleh: Swarna Hati

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x