Mohon tunggu...
Miftahudin
Miftahudin Mohon Tunggu... Berusaha menjadi lebih baik, KBC - 17

Guru ganteng yang murah senyum dan suka belajar menulis.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Happy Birthday Mamah

5 April 2020   07:29 Diperbarui: 5 April 2020   07:31 15 4 3 Mohon Tunggu...

Moment ulang tahun bagi kebanyakan orang adalah hal yang ditungu-tunggu. Ada yang merayakan dengan pesta mewah, ada juga yang merayakan dengan sederhana. Sah-sah saja merayakan momentum ulang tahun, selama itu baik dan memberi kemanfaatan.

Saya sendiri dulu, sejak kecil tidak pernah merayakan ulang tahun. Maklum saja, waktu itu dilingkungan saya hampir tidak ada anak kecil yang merayakan ulang tahun. Saya pertama kali, ulang tahunnya dirayakan (walau sederhana) ketika masa orientasi siswa (MOS) aliyah dulu (SMA). 

Kebetulan tanggal lahir saya ketika itu ditengah-tengah hari MOS. Awalnya kakak kelas, kalau acara MOS kan biasanya yang mendamping kakak kelas, meminta saya maju, dan disuruh untuk memulai perkenalan. 

Saya pun memulai dengan salam, nama, tempat tanggal lahir, asal daerah (tempat tinggal) dan lain sebagainya. Setelah kakak kelas tahu saya dari daerah jauh (kebetulan saya sekolahnya dibeda provinsi), saya disuruh mengulangi lagi perkenalan tapi dengan bahasa daerah (bahasa ngapak Brebes). 

Canggung awalnya, teman-teman diam, mata tertuju kepada saya. Saya pun memulai " Assalamualaikum, arane inyong miftah, lahire inyong tanggal..., umahae inyong Brebes Jawa Tengah" Kakak kelas menghentikan perkenalan saya. 

Teman-teman ada yang tertawa, ada yang menganga mulutnya, ada yang mengangguk-ngangkuk. Ada sedikit malu pada diri saya waktu itu. Setelah perkenalan itu, saya mendapat nama baru "inyong". Sejak itu teman-teman memanggil saya dengan "inyong".

Kembali ke cerita lagi yah. Jadi, sebenarnya kakak kelas sudah tahu tanggal lahir para adik kelasnya, nah, kebetulan hari itu pas hari ulang tahun saya. Makanya kakak kelas meminta saya untuk maju. 

Ketika dalam perkenalan saya menyebutkan tanggal lahir, kakak kelas memotong perkenalan saya. Dan bertanya kepada saya hari ini tanggal berapa? Saya agak mengingat-ingat tanggal berapa. Dan akhirnya saya tersenyum kecil. 

Akhirnya sang kakak kelas tadi langsung mengucapkan selamat ulang tahun yang diikuti juga oleh teman-teman. Hampir-hampir saja saya menangis, karena sangat terharu. 

Seumur-umur baru merayakan ulang tahun. Sang kakak kelas ternyata sudah menyiapkan hadiah permen dua bungkus. Diserahkannya kepada saya. Lalu saya bagikan ke teman-teman sekelas. Mungkin itu moment yang sangat spesial bagi saya.

Tepat hari, mamah ulang tahun yang ke 34 tahun.
Selamat milad ya mah.

Semoga mamah semakin barokah umurnya, semakin sholehah, banyak rejekinya, keinginannya terkabul, sukses selalu buat mamah.
Kalau biasanya ulang tahun makan-makan di kantor, berhubung ini WFH maka acara ditunda tahun depan.

VIDEO PILIHAN