Mohon tunggu...
Ayah Farras
Ayah Farras Mohon Tunggu... Konsultan - mencoba menulis dengan rasa dan menjadi pesan baik

Tulisan adalah bagian dari personal dan tak terkait dengan institusi dan perusahaan

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Hati yang Terpijak Bahagia

12 Oktober 2021   23:49 Diperbarui: 13 Oktober 2021   00:07 97
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Merdeka.com/www.sogoodwill.org

Kau ku sayang

Datang tepat waktunya

Lara terpaut jauh di palung hati

Mengejar kasih tersisa

Adakah dirimu mengerti

Buih cinta menyatu 

Jadi hamparan kasih Putih

Hempas kabut gelap

Jadi asa yang berwarna

Dirimu hangatkan jiwa yang lirih

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun