Mohon tunggu...
Ayah Farras
Ayah Farras Mohon Tunggu... mencoba menulis dengan rasa dan menjadi pesan baik

Tulisan adalah bagian dari personal dan tak terkait dengan institusi dan perusahaan

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Inisiatif Warso Atasi Kelangkaan Air Bersih di Tegal dan Pemalang

30 November 2019   17:27 Diperbarui: 1 Desember 2019   11:44 86 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Inisiatif Warso Atasi Kelangkaan Air Bersih  di Tegal dan Pemalang
a60de8e9-1485-40ed-816f-114e44613840-5de241bbd541df12985d3492.jpg

Musim kemarau panjang tahun ini (2019) sangat terasa di berbagai wilayah. Biasanya ketika musim kemarau datang.  Air tanah banyak yang kekeringan begitu juga sungai yang mengering. Indonesia dengan dua musim pasti memiliki plus minus dengan alamnya. Musim penghujan banjir dan musim panas kemarau panjang langka air.


Ada cerita menarik di sudut salah satu desa di Tegal yang berawal dari susahnya mendapatkan air. Semuanya berjalan begitu saja tanpa direncanakan saat Warso ( 53 ) warga Desa Kedawung Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal jawa Tengah yang sedang berada disungai untuk mengambil air bersih guna keperluan minum dan lainnya untuk keluarga. Saat itu Warso bertemu seorang dengan ibu wajah yang asing dan dirasa bukan warga di desanya. Lantas ditanya oleh Warso dari mana asal ibu tersebut dan dijawab dari desa tetangga dengan jarak dua kilometeran dari desa asal Warso. Air di desa tetangga tersebut sangat susah untuk konsumsi saja sulit apalagi untuk mandi. Terpikir oleh Warso untuk bisa membantu desa tetangganya dalam bentuk mengirimkan air untuk mengurangi beban warga yang jauh dari sumber mata air untuk para warga desa tetangganya.


" Rasanya kekurangan air bersih untuk warga sudah sangat terasa dan membutuhkan pertolongan, ini  menjadi pemikiran saya untuk ambil kesempatan membantu para warga desa yang membutuhkan," Kata Warso yang juga seorang pegawai mekanik di pengeboran minyak lepas pantai Indramayu dalam keterangan via telepon.


Mobil pribadinya pun disiapkan untuk bisa diberdayakan memobilisasi air dari sumber mata air yang ada di desanya untuk membantu warga desa tetangga. Satu mobil masih dirasakan kurang maka satu lagi mobil sewaan di berdayakan guna mendukung suplai air dan kelancaran kebutuhan yang memang mendesak. Maka diambillah dengan cara menyedot air tanah yang ada di tanah persawahan dengan menanggung segala kebutuhan operasionalnya dengan merogoh kocek sendiri.

 proses pendistribusian air bersih dikirim ke Desa Gambuhan Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang dan Desa Suniarsih Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal. Kegiatan sosial pembagian air bersih ini di mulai tanggal 28 oktober 2019 sampai dengan hari ini  sabtu 30 november 2019  masih berjalan dengan 2 unit kendaraan mobil
1. Mobil dengan sopir Fajar dan dibantu oleh Darito dengan membawa 2 toren air yang berisi 2100 liter
2. Mobil dengan sopir  yanto dibantu oleh Ridwan Afandi dengan kapasitas yang sama 2100 liter.
Mobil pengangkut aktif mulai dari pukul 07:30 wib sampai dengan pukul 24:00 wib

Proses pengambilan air bersihDesa gambuhan kecamatan pulosari Kabupaten pemalang. Desa Gambuhan satu desa yang tidak terkumpul melainkan berjarak yang lumayan jauh melewati kebun kebun. Dalam satu hari bisa mengirim 15 sampai 20 rit setiap harinya, hal ini terus diusahakan  dengan segala keterbatasan kegiatan terus berlangsung.

Bantuan air bersih tersebut bukan hanya untuk penduduk tapi juga  fasilitas umum termasuk Masjid , Musolah, madrasah maupun SD yang memerlukan serta bumi perkemahan yang ada di Desa suniarsih yang secara kebetulan ada acara kemah.

Para warga di kedua desa tersebut mengucapkan terimakasih atas inisiatif yang di lakukan oleh Warso dan semoga bisa menjadi inspirasi bagi warga lainnya di daerah lain yang dilanda kekurangan air bersih atas .(Isk)

VIDEO PILIHAN