Mohon tunggu...
Wahyu Ali J
Wahyu Ali J Mohon Tunggu... Penulis - Pembaca

2022.. ragam cerita.

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana Pilihan

Menundukkan Pandangan

24 Agustus 2022   12:00 Diperbarui: 24 Agustus 2022   12:01 128 36 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Fiksiana. Sumber ilustrasi: PEXELS/Dzenina Lukac

'Menundukkan Pandangan'

Menundukkan pandangan, bukan dalam artian tidak mengalami pecahnya peperangan dalam angan yang bertuan. Keinginan melambung, kesadaran termenung. Bingung, namun enggan lagi dan lagi tersandung.

Menundukkan pandangan, bukan dalam artian tidak mengalami pergolakan perasaan. Angkuh bergemuruh, rapuh memilih keruh. Tersentak, namun gejolak menolak untuk terlibat lagi dalam berontak.

Baca juga: Menatap Senja

Menundukkan pandangan, bukan dalam artian tidak menghayati kemauan. Denyut itu sempat terhanyut, detak itu sempat merajuk. Namun.. debar itu lebih memilih bersandar. Enggan lagi dan lagi, terkapar.

Menundukkan pandangan, mencoba bertahan dari menuruti ketidakjelasan. Sekian uji tak mampu terbendung, sekian masa diliputi sesal sebab tersangkut paut olehnya kadung.

Menundukkan pandangan, dua bola mata sudah saatnya menangkap makna. Dua bola mata tiba yang semestinya, sanggup menaungi rasa. Tak lagi terpana akan itu ataupun ini, yang hanyalah semenjana.

Baca juga: Mencoba Patidusa

Kalibata, Agustus 2022

Baca juga: Sedikit Haiku

Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan