Mohon tunggu...
Awaluddin Rao
Awaluddin Rao Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Pendidikan

Berislam Bergembira

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

Digitalisasi Pesantren, Penopang Pendidikan Nasional

2 Juli 2021   08:40 Diperbarui: 2 Juli 2021   08:43 229 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Digitalisasi Pesantren, Penopang Pendidikan Nasional
Dokumentasi pribadi dalam acara Muhadaroh Kubro di Pps Darussalam Tsalis

HootSuite dan We Are Social, melakukan sebuah penelitian terkait penggunaan internet di Indonesia. Hasil dari penelitian tersebut melaporkan bahwa Indonesia memiliki 175,4 juta pengguna internet per Januari 2020. 

Jika di persentase jumlahnya mencapai angka 64 persen. Peubahan zaman kini ditandai dengan perkembangan teknologi dan penggunaan internet secara masif. 

Berbagai lembaga berpacu dalam memanfaatkan digital untuk memaksimalkan produktifitasnya. Mulai dari lembaga pemerintahan, swasta, lembaga pendidikan, hingga pelaku ekonomi pun tak ketinggalan. Hampir semuanya sudah terakses digital.

Digitalisasi merupakan sebuah gerakan yang metransformasi cara kerja sesuatu menggunakan teknologi digital agar menjadi lebih efisien, lebih terukur dan menjangkau apa saja dengan mudah dan lebih luas. Untuk memahami makna dari digitalisai lebih mudah, mari simak cerita berikut ini; Dua hari yang lalu saya sedang menonton film di laptop. 

Tiba tiba saja layar dan wifinya mati. Ternyata setelah diperiksa, pulsa listrik telah habis. Tanpa menunggu lama, saya membuka platform pembayaran tagihan online di smartphone, kemudian membayarnya. 

Tak sampai 5 menit, setelah saya bayar via smartphone, listrik di rumah kembali hidup. Nah, ini merupakan contoh sederhana bahwa betapa digital memudahkan manusia. Cerita tadi adalah gambaran digitalisasi di dunia tagihan berbayar.

Saat berlomba-lombanya semua kalangan dalam dunia digital, saya tertarik mengamati sebuah lembaga pendidikan tertua di Indonesia, lembaga yang dalam sejarahnya memiliki peranan besar terhadap agama dan bangsa ini, lembaga yang menjadi tempat banyak insan hebat dilahirkan, lembaga itu adalah pondok pesantren.

Sejarah mencatat bahwa pesantren punya andil besar dalam perjalanan bangsa ini. Mulai dari penyebaran Islam di Indonesia yang tidak lepas dari kontribusi pesanten, kemudian, ia menjadi simbol perlawanan terhadap penjajahan di Surabaya 1945. Kyai dan santri bahkan berhasil mengusir Inggris kala itu. 

Tak sampai disitu, pesantren banyak melahirkan tokoh hebat. Ada banyak konseptor Indonesia yang berasal dari pesantren, setelah kemerdekaan pun pemikir nasional tidak lepas dari mereka yang pernah ditempa pesantren, bahkan santri pernah menduduki jabatan sekelas presiden, sebuah jabatan yang sangat strategis dan tertinggi di negeri ini, beliau adalah K.H. Abdurrahman Wahid. 

Peranan pesantren bagi Indonesia sudah tidak diragukan lagi. Baik sebelum masa penjajahan, pra kemerdekaan, maupun setelah merdeka. Presiden Republik Indonesia pada tahun 2015 menetapkan 22 Oktober menjadi hari santri nasional.

Tidak hanya itu, undang-undang pesantren telah disahkan oleh DPR RI dalam Rapat Paripurna pada hari Selasa, 24 September 2019. Ini merupakan bentuk pengakuan dan penghargaan negara terhadap kiprah pesantren dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pembentukan karakter bangsa. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN