Mohon tunggu...
Avin Latief
Avin Latief Mohon Tunggu... Mahasiswa - mahasiswa

good

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Perkembangan Manusia

1 Desember 2022   10:25 Diperbarui: 15 Desember 2022   16:22 113
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

PERKEMBANGAN MANUSIA

AVIENZA LATIEF | 131422083

Prof. Dr. Novianty Djafri, S.Pd.I, M.Pd.I

Manajemen Pendidikan,Fakultas Ilmu Pendidikan,Universitas Negri Gorontalo

ABSTRAK

Psikologi perkembangan sebagai salah satu cabang ilmu psikologi mempelajari berbagai perubahan intra individu yang terjadi dalam diri individu. Subjek psikologi perkembangan adalah perkembangan pribadi manusia.

PENDAHULUAN

Perkembangan pasti terjadi pada semua manusia. Perkembangan berarti suatu proses tertentu, yaitu suatu proses yang terus menerus dan tidak dapat diulang. Manusia pada umumnya mengalami pertumbuhan dan perkembangan, baik laki-laki maupun perempuan. Proses pertumbuhan dan perkembangan tersebut menghasilkan pribadi yang dewasa, baik secara fisik, mental maupun spiritual. Piaget menjelaskan bahwa struktur "tidak pernah statis dan ada sejak awal". Dengan kata lain, organisme dewasa mengalami perubahan progresif sebagai respons terhadap kondisi pengalaman, dan perubahan ini menyebabkan jaringan interaksi yang beragam.

LATAR BELAKANG

Segala puji bagi Allah SWT atas limpahan rahmat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan artikel Psikologi Perkembangan ini. Artikel ini ditulis oleh dosen kami Prof. Dr. Novianty Djafri M.Pd.I. dan untuk lebih memahami psikologi perkembangan.

 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun