Mohon tunggu...
Averrous Saloom
Averrous Saloom Mohon Tunggu... Pelajar

Banyak pikiran masuk otaknya, dan ia sering lupa.

Selanjutnya

Tutup

Bisnis

Cuitan Bang Zaky dan R&D: Melihat Lebih Dalam

28 Februari 2019   10:25 Diperbarui: 28 Februari 2019   10:29 19 0 0 Mohon Tunggu...

 Akhir - akhir ini kita dihadirkan kontroversi CEO Bukalapak Achmad Zaky yang mengeluhkan kurangnya dana R&D Indonesia, dan, lucunya, meminta maaf.        

Bukalapak adalah platform belanja online, terkenal mungkin salah satunya karena model pengiklanannya yang lucu dan menarik, ditambah pula luasnya ekspansi bisnis mereka, sampai menjangkiti ReksaDana, membuka peluang investasi dalam negeri, dan membuat lapak abang dan ibu sayur bisa seluas negara tempat lahir mereka. Tapi karena suatu keluhan dari sang CEO Achmad Zaky, secara sederhana, Dana Research and Development kita kurang pak Presiden !!!. Tiba-tiba banjir tulisan dan foto berhashtag UNINSTALLBUKALAPAK !!!, Jahat !!!.

Menelisik lebih dalam, hal ini ingin saya omongin dalam beberapa perspektif :

Pertama, MELIHAT ACHMAD ZAKY

Kedua, MELIHAT PEMERINTAH

Ketiga, BEBAS SECARA APAPUN (YANG SAYA PIKIRIN)

Kita mulai dari perspektif pertama, dari perspektif melihat ke bang Zaky :

     So, saya bangun tidur di kasur, saya siap untuk hari ini, membangun kembali industri raksasa ini, dan menyadari kalau tahun ini pemilihan presiden bakal terjadi, Oke, ini kesempatan. Duit buat pengembangan bukalapak gak terlalu besar, pemerintah cuma mendanai gitu-gitu aja, kayaknya saya harus ngetwit. (Menulis Twit), dan setelah saya tersenyum membayangkan kejayaan Indonesia, pendonlot bukalapak digerogotin hashtag jahat. AAA....

Sedih sekali ya, hidup abang kita ini, dia berharap agar R&D bisa naik tapi malah dicecar massa cebong. Padahal dana R&D adalah salah satu roket terkuat kalau mau menjadi suatu negara inovator. Dalam salah satu riset di National Academy of Science, Engineering, and Medicine, suatu perubahan jumlah, cara pengorganisasian dan penggunaan dana R&D menjadi suatu booster besar bagi ekonomi Amerika. Dan permintaan bang Zaky atas ini sangat logis. Bang Zaky minta tambahan.

Tapi bang, hal yang perlu abang kasih saran juga buat pemerintah adalah sistem organisasi dana itu bang, bagaimana penggunannya bisa lebih efektif dan benar-benar menghasilkan. Kalau bisa cuitan abang tambahin sumber, biar mereka pada percaya. Saya juga salut sama perusahaan abang, udah mulai membangun banyak Lab R&D yang semoga produktif dan hasilnya bermanfaat untuk semua orang. Dan untuk orang-orang yang nyuruh uninstall bukalapak, abang sabar aja. Abang ke Istana adalah pilihan yang tepat menjaga unicorn Indonesia tetap jaya, tidak di uninstall orang negara sendiri.

Dari perspektif pemerintah, tolong permintaannya bang Zaky dilakukan, itu bagus, tapi sekali lagi yang penting adalah pengorganisasiannya. Saya ingat saat pak Jokowi bilang, "Hey Bro, Mana hasilnya ?" ke Ristekdikti, ini berarti kurangnya efek dari R&D nya Ristekdikti. Jadi bapak2 Ristekdikti, coba teknologi-teknologi, riset-riset, yang kalian danai, hasilnya diterapkan ke Industri, keuangan, ekonomi, tenaga kerja, lingkungan, kesehatan, pendidikan, pokoknya semuanya. Kerjasamalah dengan Kementrian Industri, keuangan, pendidikan, lingkungan, DLLLL. Kalau bisa semua penelitian itu terintegrasi jadi pakenya gampang. Sama tolong paksa pebisnis2 kaya itu mesin uangnya pake riset kita,biar berguna.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN