Mohon tunggu...
Avanti DM
Avanti DM Mohon Tunggu... Guru - bukan siapa tak punya apa

tak ada yang lebih menakutkan dari mempertahankan hidup

Selanjutnya

Tutup

Beauty

Wudhu is The Best Kompleksiong

23 Juli 2022   15:40 Diperbarui: 23 Juli 2022   15:48 96
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Beauty. Sumber ilustrasi: Unsplash

Ingin cantik adalah kodrat wanita. Kalau ada pria ingin cantik, sebenarnya menyimpang, tapi sekarang ini atas nama hak asasi manusia dan kesetaraan ini itu dan sebagainya yang dijejalkan pada masyarakat, perlahan diterima sebagai suatu kenormalan. Buat saya sih tidak sampai kapanpun. Ya kalau mereka mau menyuarakan pria ingin cantik adalah normal, yo silakan saja, tapi jangan jejalkan pada anak turun saya. Karena saya yang membesarkan anak saya bukan mereka. Saya yang membiayai anak saya bukan mereka yang mengkampanyekan pria cantik adalah normal. Jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, misal kena AIDS, naudzubillah, saya juga yang akan merawat anak saya, bukan mereka yang demo untuk legalisasi pria cantik.

Nah, kembali ke bahasan tentang keinginan terlihat cantik. Banyak orang berpendapat cantik adalah relatif. Lagi - lagi saya tidak sependapat. Siapapun akan sepakat Luna Maya, Maia Estianti, Anya Geraldine itu cantik. Tetapi jika saya yang diukur, akan terjadi pro dan kontra meski tidak sampai masuk ILC untuk didiskusikan apakah saya cantik atau tidak. Namun, perbandingan kecantikan antara siapa itu baru relatif, tergantung selera. Yang selera bule tentu akan mengatakan Luna Maya lebih cantik dari yang lokal. Sebaliknya yang selera lokal akan bilang Ayu ting ting paling cantik. Lepas ada campur tangan para dokter di wajah mereka supaya lebih good looking sehingga tanpa make up pun sudah looking good.

Saat ini, saya kira semua sepakat, bahwa untuk looking good perlu modal, apalagi merubah menjadi good looking. Tidak cukup seratus ribu deh. Kalau dulu cukup pembersih wajah dan toner dilanjut pelembab lantas sunblock lalu concealer di tutup dengan bedak tabur atau bedak padat tambah sedikit lipstick dan sapuan eyeshadow sudah looking good, sekarang aneka serum ditempel, sebelum ubarampe lain ikut meramaikan wajah agar terlihat good looking.

Awal wajah perlu dibersihkan dulu. Percuma dong segala serum dioles kalau wajah masih kotor. Setelah bersih, baru deh serum dioles. Tentunya sesuai kebutuhan, yang jerawatan ya pake untuk anti jerawat, yang kering kerontang berarti perlu serum yang melembabkan, yang kombinasi ya pakailah serum yang mengakomodasi kebutuhan kulit. Rampung? Belluummm... Berikutnya adalah pelembab dan sunscreen

Para ahli sudah sepakat, bumi mengalami kenaikan suhu tiap tahunnya, akibat kebocoran ozon yang makin lebar, meski beredar rumor selama pandemi, bumi healing dan akibatnya lubang mengecil. Dikarenakan suhu yang makin meningkat dan intensitas sinar matahari makin tinggi, pemakaian sunscreen menjadi keharusan untuk menuju good looking tadi. Setelah sunscreen, giliran berikut adalah foundation dengan berbagai jenisnya, ada krim ada liquid ada stick. Kembali kepada kebutuhan kesesuaian kulit agar looking good. Yang jerawatan memakai liquid jelas tidak menolong menutup jerawat. Sebaliknya yang berjenis kulit bak sabana, menggunakan foundation cream atau stick membuat wajah merindukan musim hujan. 

Dulu, tangan dan jari bergerak lincah menekan menepuk aneka lotion agar merata di wajah. Sekarang ada alat bantu, tool, yang disebut blender. Jangan samakan dengan blender ice juice, meski fungsinya sama, meratakan, mencampur. Ada yang terbuat dari spons, silicone. Lagiii... tanpa bosan saya akan mengatakan, kembali pada selera dan kondisi kulit. Bentuknya juga lucu dan imut, tinggal pilih sesuai kebutuhan dan budget. Setelah itu barulah ditutup bedak tabur atau bedak padat. Kalau saya lebih suka pakai bedak bayi. Terlihat natural, ramah di kulit dan yang paling utama ramah pada dompet saya.

Prosesi semua itu memakan waktu paing cepat 30 menit hingga 1 jam. Jadi bapak-bapak kalau mau mengajak kami para ladies bepergian, sebaiknya tidak dadakan. Meski kami juga punya cara cepat yaitu menggunakan cushion. Secepat praktis cushion, tetap saja wajah harus dibersihkan dulu dan ritual serum beserta teman-teman dilaksanakan, jika ingin looking good dan perlahan menuju good looking.

Dalam Islam sendiri, dijelaskan jika ingin terlihat bersih rajinlah tahajud. Melaksanakan tahajud tentu harus berwudhu. Air wudhu yang dingin segar di wajah, selain menjadikan wajah lembab juga bercahaya di akherat. Semua skincare tadi menjadi tak berguna jika sudah meyandang gelar almarhum. Belatung semut akan menggerogoti apa yang ada di wajah hingga tinggal belulang. Tetapi wudhu, tetap melekat di wajah menjadikan bercahaya cantik mempesona hingga akherat. 

Maka tidak salah jika saya katakan the best kompleksiong adalah wudhu. Apalagi jika disertai biaya yang digunakan untuk membeli aneka serum tadi ikut disedekahkan. Kalaupun tidak senilai skincare paling tidak 10% dari total belanja skincare, nantinya melindungi dari panas neraka yang membakar kulit, disaat skincare hanya mampu melindungi dari panas mathari tapi tidak dari api neraka. Hehehe..

Mohon tunggu...

Lihat Konten Beauty Selengkapnya
Lihat Beauty Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun