Mohon tunggu...
Aul
Aul Mohon Tunggu... Editor - Pekerja Ibu Kota

Menyukai kehidupan urban dan suka mempelajari sejarah

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Artikel Utama

Soal Kesehatan Mental, Percayalah Kamu Tidak Sendiri

8 November 2021   17:50 Diperbarui: 12 Januari 2022   15:43 1054 23 5
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
ilustrasi sedih dan kesepian (dark-netflix.fandom.com)

"Selalu yakinkan dalam dirimu, tolong, untuk saat ini... Kamu Tidak Sendiri".

Begitu ucapan psikiater yang sangat saya ingat dan saya indahkan dalam satu bulan ini. Tidak ada perkataan lebih, ia berhenti, sejenak hening dan berkata lagi "Kamu tidak sendiri, Aulia". 

Ia mungkin tahu saya mungkin mulai menangis, dalam momen itu saya sekuat tenaga membendung air mata hanya dengan perkataan sederhana tersebut.

Wajah saya mungkin digambarkan seperti ini, saat psikiater memberikan kekuatan untuk tetap bertahan. (Sumber gambar: tumblr.com by kuwentista)
Wajah saya mungkin digambarkan seperti ini, saat psikiater memberikan kekuatan untuk tetap bertahan. (Sumber gambar: tumblr.com by kuwentista)

Dalam 6 bulan terakhir saya memang menjadi pasien rawat jalan di poli kejiwaan di salah satu rumah sakit besar di Jakarta. Dengan penyakit yang saya alami dalam setahun terakhir, tanpa saya sangka di dalam hidup, saya dirujuk ke psikiater.

Mungkin ini yang disebut proses kehidupan. Kita telah menanggung beban dan trauma yang begitu banyak. Hingga suatu hari kita menyadari dan mengakui bahwa kita lemah dan tidak berdaya secara batin. Kita hanya berpura-pura sehari-hari tampil kuat dan ceria. Merasa bahwa semua akan baik-baik saja, tapi ternyata tidak.

Pada artikel ini, saya mungkin cukup membahas tentang kesehatan mental, walau sesungguhnya, ada banyak cerita kenapa bisa terjadi seperti ini yang akan saya tuangkan pada artikel-artikel berikutnya.

Kondisi kejiwaan saya sebenarnya tidak ada yang bermasalah, saya bukan pasien yang akan menderita dan akan dikarantina ke pusat kesehatan mental atau rumah sakit jiwa.

Dalam tulisan ini saya justru merasa beruntung dan secara sadar saya berobat dan mau disembuhkan.

Tidak banyak yang menyadari, atau bahkan Anda yang membaca artikel ini bahwa kesulitan tidur merupakan pertanda adanya gangguan kesehatan mental.

Jika dalam satu bulan saja Anda menderita kesulitan tidur setiap hari, gangguan tidur dan mimpi buruk yang berturut-turut. Maka saya sarankan, carilah pertolongan ke psikolog atau juga ke psikiater.

Hal ini karena yang saya alami demikian. Namun sayangnya saya tidak menyadarinya, saya mengabaikan pertanda tersebut. 

Dalam satu tahun lebih saya sulit tidur, jam tidur saya berantakan, sulit berkonsentrasi, dan merasakan detak jantung yang cepat. Meskipun dalam kondisi lelah sekalipun, saya tidak bisa tidur dan tetap terjaga hingga pagi. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kesehatan Selengkapnya
Lihat Kesehatan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan