Mohon tunggu...
Aulia Anias
Aulia Anias Mohon Tunggu... KKN Relawan Covid-19

Fakir Ilmu

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

KKN Covid-19 UNS Bantu Cegah Penyebaran Virus Corona

11 Juli 2020   20:34 Diperbarui: 11 Juli 2020   20:23 14 4 0 Mohon Tunggu...

Boyolali -- Mahasiwa Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa sendiri di era pandemi Covid-19 supaya tetap melaksanakan tri dharma perguruan tinggi.

Pandemi membuat aktivitas menjadi terbatas sehingga hanya bisa dilakukan di sekitar rumah saja. UNS berpartisipasi di masa pandemi ini dengan melaksanakan kegiatan KKN Era Covid-19. Mahasiswa melaksanakan KKN di daerah masing-masing.

Fachmara Dheandani (K7717026) mahasiswi Pendidikan Akutansi dan Aulia Anias (B0517010) mahasiswi Sastra Arab yang dibimbing oleh Agus Dwi Priyanto, S.S., MCALL, telah melakukan kegiatan KKN di desa Giriroto, Ngemplak, Boyolali sejak 15 Mei hingga 30 Juni 2020. Keduanya bergabung dengan Tim Gugus Tugas Covid 19 Giriroto. KKN ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada warga desa Giriroto agar tanggap terhadap Covid-19 dan menaati protokol kesehatan.

Program KKN yang telah dilaksanakan adalah memberikan edukasi mengenai protokol kesehatan dan perilaku hidup bersih juga sehat dengan mengirim poster-poster mini secara daring melalui grup WhatsApp milik tim Gugus Tugas Covid 19 Giriroto. 

Dari poster tersebut, masyarakat dapat menambah pengetahuan untuk berperilaku hidup sehat dan bersih selama pandemi serta memutus penyebaran Covid-19. 

Pemasangan MMT kawasan wajib memakai masker, cuci tangan dengan air mengalir, dan menerapkan physical distancing bertujuan supaya masyarakat tetap menaati protokol selama beraktivitas di luar rumah. Tak hanya itu, poster mengenai siap menghadapi New Normal dengan  juga ditempel di tempat-tempat strategis agar masyarakat siap meghadapi masa New Normal.

Dokpri
Dokpri
Selain dengan edukasi melalui poster dan MMT, kedua mahasisiwi tersebut membagikan sabun cuci tangan, hand sanitizer, dan masker ke masjid-masjid di seluruh desa Giriroto. 

Tujuannya agar jama'ah masjid tetap menjaga kebersihan dan kesehatan selama ibadah berlangsung. "Alhamdulillah, dengan pemberian bantuan ini, jama'ah jadi merasa nyaman saat beribadah dan mereka tetap bisa menaati protokol kesehatan," ujar Lanjar Syamsudin.

Ada juga program pembagian ember untuk cuci tangan ke warung-warung yang belum menyediakan tempat cuci tangan. Di ember tersebut terdapat sticker cara mencuci tangan dengan benar supaya pembeli yang datang bisa cuci tangan terlebih dahulu sebelum membeli. Untuk menjaga kebersihan lingkungan rumah dari virus, juga dilakukan penyemprotan desinfektan di rumah-rumah warga.

Secara keseluruhan, KKN Covid-19 ini memberikan hasil positif kepada warga Giriroto. Warga menjadi lebih tertib dalam menjalani pola hidup bersih dan sehat meskipun beberapa warga masih bandel dengan tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. 

Purwanto selaku lurah Giriroto berterima kasih dengan adanya kedua mahasiswi KKN Covid-19 UNS dapat meringankan kerja Tim Gugus Tugas Covid-19 Giriroto untuk memberikan edukasi kepada warga.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x