Mohon tunggu...
Aufaa Akhmad
Aufaa Akhmad Mohon Tunggu... Lainnya - Freelance

Terimakasih, atas dukungan dan komentar positif nya.. teman-teman Kompasianer 😍

Selanjutnya

Tutup

Film Artikel Utama

Mengapa Film Dokumenter Memiliki Daya Tarik yang Kuat?

2 Oktober 2023   14:43 Diperbarui: 15 Oktober 2023   17:01 251
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi: Peralatan film, syuting. (Sumber Gambar: Freepik.com via kompas.com)

Film dokumenter adalah salah satu genre film yang telah mengalami perkembangan yang signifikan selama beberapa dekade terakhir.Β 

Dari pengungkapan kehidupan hewan liar di alam liar hingga eksplorasi mendalam tentang isu-isu sosial dan politik, film dokumenter telah menjadi media yang sangat berpengaruh dalam menyampaikan pesan dan informasi kepada penonton.Β 

Adakah film dokumenter yang berkesan bagi saya? Jawabannya adalah ya, ada beberapa film dokumenter yang sangat memengaruhi saya dan memberikan pengalaman yang tak terlupakan.

Salah satu film dokumenter yang benar-benar mengguncang saya adalah "Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso" Film ini menggambarkan kasus pembunuhan misterius yang terjadi di Indonesia, di mana seorang wanita bernama Jessica membunuh rekannya dengan menggunakan kopi beracun.Β 

Apa yang membuat film ini begitu menarik bagi saya adalah cara penyajian ceritanya. Film dokumenter ini tidak hanya mengungkap fakta-fakta kasus tersebut, tetapi juga menggali psikologi pelaku dan dampaknya terhadap masyarakat.Β 

Selain itu, film ini menghadirkan wawancara eksklusif dengan orang-orang yang terlibat dalam kasus tersebut, termasuk Jessica sendiri, yang memberikan perspektif yang sangat mendalam.

Setelah menikmati film "Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso" saya mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kompleksitas kasus ini.Β 

Saya juga mulai mempertimbangkan berbagai aspek, seperti etika jurnalistik, hukum, dan faktor-faktor psikologis yang mungkin memengaruhi keputusan Jessica. Film ini benar-benar membuka mata saya terhadap kompleksitas sistem hukum dan pemberitaan media di Indonesia.

Selain itu, film dokumenter ini juga berhasil mengeksplorasi perasaan dan emosi yang terlibat dalam kasus ini, baik dari pihak keluarga korban maupun Jessica sendiri. Hal ini membuat film tersebut menjadi pengalaman emosional yang kuat.

Tentu saja, selain "Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso" ada banyak film dokumenter lain yang juga menarik perhatian saya.Β 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun