Mohon tunggu...
Audria
Audria Mohon Tunggu... Mahasiswa

UM

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

"Fortasi", Mengenal Siswa Baru dengan Suasana Baru

20 Juli 2018   23:54 Diperbarui: 21 Juli 2018   00:18 0 1 1 Mohon Tunggu...

Setiap tahun untuk menyambut kedatangan peserta didik baru, sekolah sekolah baik negeri maupun swasta selalu mengadakan kegiatan yang dahulu dikenal sebagai Masa Orientasi Siswa (MOS) dan yang sekarang berganti nama menjadi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Disekolah naungan organisasi Muhammadiyah sendiri, istilah MOS maupun MPLS telah lama diganti menjadi Fortasi yang merupakan akronim dari Forum Ta`aruf dan Orientasi Siswa. Kegiatan ini selain mengenalkan siswa dengan lingkungan sekolah yang baru, para guru yang akan mengajar mereka dan teman  teman baru yang berasal dari sekolah yang berbeda.

Hal ini bertujuan untuk membentuk karakter dan kepribadian siswa yang unggul hingga nanti diharapkan ketika memasuki sekolah dengan jenjang yang lebih tinggi, mereka dapat menjadi siswa yang jauh dari sifat kekanakan, lebih disiplin, memiliki karakter yang baik, serta mampu menjadi pribadi yang dapat mandiri maupun sebagai seorang yang dapat bekerjasama dengan baik dalam suatu kelompok

SMK Muhammadiyah 3 Singosari tak terkecuali yang melaksanakan kegiatan pengenalan sekolah lewat ajang Fortasi, yang sedikit membedakan adalah bahwa Fortasi tahun ini tidak dilaksanakan di sekolah seperti tahun tahun sebelumnya, namun diselenggarakan di Pusat Latihan Kerja (Puslatker) TNI AL Bedali, Lawang selama 3 hari 2 malam, mulai tanggal 17 juli menginap dan pulang pada 19 juli kemarin.

Selama 3 hari 2 malam itu kelas mereka dipecah menjadi 9 kelas dengan jurusan yang berbeda beda. kemudian dibagi lagi menjadi 4 kelompok yang beranggotakan 9-10 siswa didampingi oleh kakak panitia siswa per dua kelompok, serta Pembina dari guru perkelasnya. Acara diawali dengan upacara pembukaan Fortasi yang dibina langsung serta penyematan tanda peserta fortasi kepada perwakilan siswa baru oleh Bpk Edy Fidiyanto selaku kepala sekolah.

Setelah upacara selesai, seluruh siswa baru dengan panitia berangkat bersama sama dengan menggunakan truk ke tempat fortasi.walaupun pemberangkatan sedikit terlambat karena jumlah truk yang tidak memadai, tapi akhirnya seluruh peserta dapat terangkut kesana dan langsung menata barang pribadi mereka ke asrama tempat untuk mereka istirahat, serta menata barang barang kelompok yaitu perlengkapan memasak ke tempat yang telah ditentukan panitia.

Di Fortasi kali ini, setiap kelompok memang diharuskan membawa perlengkapan memasak beserta bahan bahan memasak sendiri, yang akan dibuatkan jadwal piketnya oleh pendamping kelas selama 5 kali makan berarti harus 5 kali masak. Setelah semua dapat beristirahat sebentar dan makan siang dengan bekal masing masing.

Kegiatan pertama adalah Latihan Baris Berbaris (LBB) yang dipimpin langsung oleh para TNI AL di Puslatker tersebut, seluruh siswa wajib mengikutinya, terkecuali oleh siswa yang piket memasak diperbolehkan mengikuti sampai tengah acara saja. Ada yang menarik dari acara memasak untuk makan pertama, karena tidak semua siswa memiliki ketrampilan memasak akibatnya banyak dari kelompok mereka yang terpaksa memakan nasi gosong, ataupun lauk yang keasinan. Tapi karena lapar dan tidak ada pilihan lain, masakan tersebut tetap habis juga dimakan oleh mereka,

Setelah makan, beristirahat dan sholat, kegiatan dilanjutkan oleh pemberian materi seputar "akhlaq dan budi pekerti" & "remaja dan permasalahannya" yang diberikan langsung oleh Bpk M`minin dan Bpk Dimas Prayoga selaku guru pengajar Al-Islam, materi tersebut diselenggarakan di lapangan walaupun pada malam hari mulai pukul 19.00 -- 21.00.

Di hari kedua, seluruh peserta dibangunkan pukul 03.00 untuk sholat malam, mandi dan sholat shubuh sampai pukul 05.00. setelah itu peserta diwajibkan untuk memakai seragam jersey yang telah disepakati sebelumnya dan bersiap mengikuti senam yang dipandu langsung oleh Ibu Novika Sari selaku guru olahraga dan panitia fortasi.Kegiatan senam yang menyenangkan karena music yang mengiringi pun tidak membosankan.

Setelah senam dilanjutkan dengan sarapan pagi, dengan menu sederhana namun para peserta mengaku tetap nikmat untuk menyantapnya karena bisa bersama sama teman baru mereka. Tepat pukul 08.00-10.00 LBB dilaksanakan lagi, namun kali ini bukan bersama sama di satu tempat lagi, karena akan ada penilaian siapa kelas dengan LBB terbaik, mereka per kelas dilatih oleh masing masing 1 Bapak TNI di tempat berbeda beda.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2