Mohon tunggu...
Auda Zaschkya
Auda Zaschkya Mohon Tunggu... Penulis - Perempuan. Pernah jadi wartawati.

Realita adalah Inspirasiku Menulis

Selanjutnya

Tutup

Financial Pilihan

Ekonomi Indonesia Bangkit Lewat Investasi Hijau

12 Juli 2022   11:39 Diperbarui: 12 Juli 2022   11:42 416
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 ke 17, akan berlangsung di Nusa Dua, Bali, Indonesia, pada November 2022 mendatang. Ini telah disepakati sejak adanya serah terima jabatan oleh Perdana Menteri Italia, Mario Draghi, kepada Presiden Joko Widodo, pada penutupan KTT G20 ke 16 di Roma, Italia, pada 2021 lalu. Jadi, sejak 1 Desember 2021, otomatis Presidensi G20  dipegang oleh Indonesia.

Demi terwujudnya hasil yang akan diungkapkan di gelaran KTT G20 ke 17 nanti, Indonesia selalu berupaya mempersiapkan dengan baik, apa yang akan diketengahkan di masa setahun ini, sebagaimana tujuan adanya Presidensi G20 adalah untuk mendiskusi kebijakan-kebijakan yang pantas dilakukan dalam rangka mewujudkan keuangan internasional yang stabil dan berdaya.

Oleh sebab kita sedang berada di masa pandemi, maka mengatasi masalah keuangan ini, menjadi prioritas Indonesia sebagai Presidensi KTT G20, di samping berupaya meningkatkan kecakapan dan literasi digital yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia sendiri dan global. Selanjutnya, prioritas yang tak kalah penting yaitu arus data lintas negara yang perlu diperhatikan lebih seksama, di mana Indonesia memiliki agenda memajukan perekonomian  lewat Investasi Hijau (Green Investment).

Apa yang dimaksud Investasi Hijau (Green Investment)?

Investasi Hijau (Green Investment) adalah investasi berkelanjutan (Suistanable Investment), yang mengarah pada aspek sosial, lingkungan, dan tata kelola, yang bertujuan, untuk menjaga keberlangsungan ekonomi dan kehidupan kita di bumi ini, yang intinya dilakukan, demi meningkatkan kesejahteraan dan kesetaraan sosial masyarakat, sekaligus mengurangi risiko kerusakan lingkungan, di tengah perubahan iklim yang tak menentu.

Kenapa Investasi Hijau (Green Investment) itu Penting?

Ini dipandang perlu dibahas secara lebih serius, mengingat kita sekarang sedang dalam masa transisi, dari kehidupan biasa, masa pandemi, dan pascapandemi. Pada masa transisi inilah yang disebut mengarah ke investasi hijau, yang bisa didapati hasil yang sesuai, adil dan lebih terjangkau. Khususnya bagi negara-negara berkembang, yang sangat memerlukan transisi ini, agar mudah mengakses pasar dan investasi yang mengarah kepada green economy.

Jadi,  bila terlaksana dengan baik dan sesuai rencana awal,  investasi hijau tersebut, untuk Indonesia sendiri, dengan sendirinya akan menciptakan jutaan lapangan kerja, yang diyakini, 75% di antaranya adalah lapangan kerja bagi perempuan, selain dapat meningkatkan jumlah Produk Domestik Bruto (PDB) hingga ratusan miliar rupiah. 

Sebagai pengendali keuangan negara dan bagian dari Presidensi G20, tentu peran Bank Indonesia, sangat vital. Jadi, demi menjaga kelangsungan lalu lintas keuangan negara Bank Indonesia, memiliki 6 kiat bernama Recover Stronger, agar perekonomian Indonesia dapat segera kembali kuat.

Kenapa Indonesia, Harus Menerapkan Investasi Hijau?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Financial Selengkapnya
Lihat Financial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun