Mohon tunggu...
AT MediaCenter
AT MediaCenter Mohon Tunggu... Politisi - Menyediakan pandangan politik dari Muhammad Alif Ananda yang merupakan politisi daerah asal Kalimantan Barat

Akun Resmi Alif Tardin Media Center

Selanjutnya

Tutup

Politik

Tanggapi Edy Mulyadi soal Kalimantan, Muhammad Alif Ananda: Bukan Orang yang Relevan untuk Didengar

23 Januari 2022   22:56 Diperbarui: 23 Januari 2022   23:17 129 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Politisi Pontianak, Muhammad Alif Ananda (Dokpri)

Muncul sebuah video viral yang menunjukkan seseorang yang bernama Edy Mulyadi yang sedang membicarakan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan. Dari video tersebut, Edy Mulyadi mengatakan bahwa Kalimantan merupakan tempat jin membuang anak. "Bisa memahami gak? Ini tempat sebuah elit, punya sendiri yang harganya mahal, punya gedung sendiri, lalu dijual pindah ke tempat jin buang anak", kata Edy Mulyadi dalam video viral tersebut.

Muhammad Alif Ananda yang juga merupakan warga Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat, menanggapi santai bahwa pernyataan tersebut tidak perlu didengar dikarenakan pernyataan tersebut dikeluarkan oleh seseorang yang tidak relevan untuk didengarkan.

"Saya pribadi santai saja. Memangnya dia (Edy Mulyadi) itu siapa sampai omongannya itu bisa menimbulkan keributan? Orang yang bahkan tidak relevan untuk didengar itu Saya rasa tidak perlu ditanggapi secara serius. Buang-buang waktu saja", kata Alif.

Alif juga berpendapat bahwa Edy Mulyadi bukan tokoh yang berpengaruh di perpolitikan nasional sehingga pernyataan Edy Mulyadi terhadap Kalimantan bagaikan tong kosong nyaring bunyinya.

"Karena kita semua baru tahu sosok Edy Mulyadi itu, jadi Saya simpulkan bahwa beliau ini bukan tokoh yang berpengaruh terhadap perpolitikan nasional. Jadi omongannya itu bagaikan tong kosong nyaring bunyinya, berbunyi keras tapi begitu dilihat isinya enggak ada", sambung Alif.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan