Mohon tunggu...
AT MediaCenter
AT MediaCenter Mohon Tunggu... Politisi - Menyediakan pandangan politik dari Muhammad Alif Ananda yang merupakan politisi daerah

Akun Resmi Alif Tardin Media Center

Selanjutnya

Tutup

Politik

Tudingan Giring terhadap Anies Baswedan, Alif: Berlebihan, Lebih Baik Fokus pada Ambang Batas Parlemen

22 September 2021   09:01 Diperbarui: 22 September 2021   09:10 140 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Aktivis Pontianak, Muhammad Alif Ananda (Dokpri)

Heboh tudingan dari Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha, terhadap Anies Baswedan yang merupakan Gubernur DKI Jakarta. Giring menuding bahwa Anies Baswedan merupakan contoh orang yang tidak bisa mengatasi krisis, seperti bagaimana cara Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta membelanjakan APBD DKI Jakarta di masa pandemi. 

Apa yang dimaksud Giring adalah perihal Anies Baswedan yang kukuh untuk mengadakan Formula E di tengah pandemi yang memberikan dampak negatif bagi masyarakat. Giring juga menuding bahwa Anies Baswedan hanya menjadikan Formula E tersebut sebagai senjata menuju Pilpres 2024, bahkan Anies Baswedan dituding sebagai pembohong yang berpura-pura peduli terhadap penderitaan rakyat. Giring berharap hal tersebut bisa dijadikan bahan pertimbangan agar Anies Baswedan tidak terpilih pada Pilpres 2024 mendatang.

Muhammad Alif Ananda menyampaikan bahwa tudingan tersebut berlebihan karena Pilpres 2024 masih jauh dari pandangan. Alif menyarankan kepada Plt Ketua Umum PSI tersebut untuk fokus saja terhadap rintangan yang dihadapi partainya untuk bisa lolos ke parlemen, karena sebelumnya PSI tidak mampu mengirim kader-kader terbaiknya yang disebabkan partainya tidak lolos ambang batas parlemen.

"Saya pikir tudingan tersebut berlebihan, Baru saja dua tahun Pilpres selesai, malah bicara Pilpres lagi yang bahkan masih sekadar wacana dan isu-isu belaka. Lebih baik PSI fokus terhadap upaya agar partainya bisa mengirimkan kader-kader terbaiknya ke Senayan. Karena kita semua tahu bahwa PSI saat ini tidak memiliki perwakilan di Senayan karena tidak lolos ambang batas parlemen. Pileg saja gagal, bagaimana mau bicara Pilpres?", kata Muhammad Alif Ananda.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan