Mohon tunggu...
AISYAH TALITHAOASIS
AISYAH TALITHAOASIS Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswi Universitas Negeri Surabaya

Program Studi Bimbingan dan Konseling

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Haruskah Mempunyai Target Pendidikan?

7 Desember 2021   09:50 Diperbarui: 7 Desember 2021   09:50 148 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
To Do List & Target Goals (Dokpri)

Target, setiap orang pastinya mempunyai taget untuk masa depannya. Tetapi tidak sering juga orang lupa dengan target yang akan di raih kedepannya. Lalu mengapa kita harus selalu ingat target kita? Jawabannya simple, yaitu agar apa yang kita targetkan akan tercapai di masa depan.

Menurut UU SISDIKNAS No. 2 Tahun 1989, Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan bagi peranannya di masa yang akan datang. 

Pendidikan mempunyai tahap-tahap setiap usianya, dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), lalu dilanjutkan dengan Taman Kanak-Kanak (TK), setelah itu melanjutkan Sekolah Dasar (SD) selama 6 tahun, kemudian beralih ke Sekolah Menengah Pertama (SMP), lalu melanjutkan ke Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan pendidikan yang posisinya paling atas adalah Universitas.

Pendidikan di Indonesia memang mempunyai tahapan yang spesifik. Ketika kita mempunyai target dalam pendidikan, maka akan mempermudah jalan kita untuk meraih kesuksesan. 

Lalu sebenarnya target itu apa? Target yang dimaksudkan disini adalah Goal. Goal adalah sesuatu yang hendak kita capai. Ketika kita mempunyai Goal, maka hidup kita akan lebih tersusun dan terencana.

Sampai sini sudah paham kan keterkaitan Pendidikan dengan Target/Goal? Benar sekali, Target dalam Pendidikan sangatlah penting agar kita tidak kesusahan dalam meraih kesuksesan kita.

Contoh Target Pendidikan adalah sebagai berikut:

* Merencanakan sekolah apa yang akan dinaungi di tingkat selanjutnya.

Contohnya ketika kita masih menempuh Sekolah Dasar, maka kita harus punya target Sekolah Menengah Pertama apa yang akan kita naungi, misalnya saja Sekolah Menengah Pertama yang mempunyai akreditasi baik. Hal ini akan berlaku seterusnya, tergantung bagaimana kita akan menempuh pendidikan tersebut.

* Menetapkan target nilai.

Target nilai ini sangat berpengaruh dalam semangat belajar kita. Kita jadi mempunyai motivasi karena kita memiliki target nilai yang harus kita capai. Contohnya adalah, "Harus menjadi juara 1 di kelas".

* Menetapkan target prestasi.

Prestasi disini menyangkut akademik maupun non akademik, misalnya saja ingin memenangkan 10 lomba saat menempuh Sekolah Menengah Atas.

Masih banyak lagi macam-macam target pendidikan, semua itu tergantung bagaimana seseorang mengatur target pendidikannya. Karena semua orang mempunyai target dan cara yang berbeda-beda.

Manfaat dari Target Pendidikan:

* Merasa tenang.

Tenang karena kita sudah mempunyai rencana yang tersusun, jadi kita tidak akan merasa kebingungan.

* Hidup lebih terencana dan tersusun.

Ketika kita mempunyai goal, maka masa depan kita lebih jelas, karena rencana yang sudah kita susun akan membantu kita sedikit demi sedikit meraih masa depan kita.

* Mengetahui prioritas kita.

Ketika kita sudah mempunyai rencana, maka kita pasti akan tau bahwa rencana itulah prioritas kita, jadi ketika ada hal lain yang menyimpang dari rencana kita, bisa kita tinggalkan.

* Masa depan lebih mudah untuk dicapai.

Memang manusia tidak bisa memilih masa depan apa yang akan kita dapatkan, tetapi manusia bisa berusaha. Salah satu bentuk usahanya adalah menetapkan target pendidikan agar lebih memudahkan dalam meraih masa depan yang kita inginkan.

Dan masih banyak lagi manfaat dari Target Pendidikan yang akan kita dapatkan ketika kita menerapkannya. Mungkin dari kita masih bingung, gimana sih cara membuat Target Pendidikan? Caranya gampang kok, seperti berikut ini:

1. Yang pertama pastinya mempunyai rencana dan target untuk masa depan kita.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Edukasi Selengkapnya
Lihat Edukasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan