Mohon tunggu...
astiti dwi
astiti dwi Mohon Tunggu... Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang

hai!

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Mengapa Kita Bisa Lupa? Cara Kerja Otak Bagaimana Ya?

15 Juni 2021   14:00 Diperbarui: 15 Juni 2021   15:48 72 2 0 Mohon Tunggu...

Semua orang pasti pernah mengalami “lupa” atau bahkan kamu adalah salah satu orang yang pelupa. Hal ini sangat sering dialami oleh manusia, seperti saat keletihan, banyak pekerjaan, ataupun sangat asik melaksanakan perihal lain. Anak muda serta orang sehat juga bisa kerap mengalami “lupa”, mulai dari hal- hal kecil sampai besar, semacam kurang ingat menyimpan benda ataupun apalagi tenggat waktu pekerjaan.

Sebelum masuk ke penjelasan bagaimana otak menyimpan informasi sampai bagaimana bisa seseorang lupa terhadap sesuatu, apasih pengertian lupa itu sendiri. Menurut Gulo( 1982) serta Rabber( 1988) mendefinisikan kurang ingat selaku ketidakmampuan memahami ataupun mengingat suatu yang sempat dipelajari. Dengan demikian, kurang ingat tidaklah kejadian hilangnya item data dari ide serta pengetahuan kita, lihat Djamarah Syaiful Bahri. Psikologi Belajar. (Jakarta. Rineka Cipta.2002),21. Simpelnya upa atau kurang ingat ( forgetting) yakni hilangnya keahlian buat menyebut ataupun memproduksi kembali apa- apa yang tadinya sudah kita pelajari.

Jadi Bagaimana Sih Kita Bisa Merekam Memori di Otak?

Pertama tama kita mendapat informasi dari lingkungan baik dengan cara melihat, mendengar, merasakan dengan sentuhan, mencium, atau bahkan dengan indera perasa. Nah melihat mendengar, merasakan dengan sentuhan, mencium, atau bahkan dengan indera perasa ini disebut dengan sensory memory. Lalu informasi tersebut dikirim oleh neuron ke system saraf pusat. Neuron atau saraf menerima 5 hingga 50 informasi per detik. Neuron dibagi menjadi 3 macam yakni, neuron sensory seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, neuron motorik yang menjadi bos di tubuh kita, neuron motorik menerima informasi dari dari neuron lain dan mengirimnya ke otot, organ (jantung, paru paru, lambung, dan ginjal), dan kelenjar. Atau simpelmnya mereka adalah yang mengendalikan kita. Yang terakhir adalah interneuron, dia bertugas mengumpulkan dan menerima informasi dari neuron lain yang tidak akan berenti bekerja. Neuron punya bentuk dan ukuran, nah semuanya punya badan sel, akson yang seperti ekor panjang, dan dendrite yang berbentuk seperti akar pohon. Neuron mendapat informasi dari neuron lain karena dendrit dengan cara transmisi informasi.

Lanjut kembali lagi ke informasi yang telah diterima oleh neuron. Informasi tersebut masuk ke serebrum atau bagian terbesar otak. Serebrum menerjemahkan pendengaran, pengelihatan, pengecapan, penciuman, dan peraba. Lalu otak kecil menerima informasi dari sensorik dan sum sum tulang belakang yang juga berfungsi untuk mengatur gerakann motorik. Batang otak terhubung langsung dengan sum sum tulang belakang. Sum sum tulang belakang adalah jalan raya utama untuk system saraf manusia membawa pesan dari otak dan menuju otak.

Lalu Bagaimana Otak Kita Menyimpan Informasi Sampai Akhirnya Lupa?. 

Sejak tadi kita sudah membahas tentang memory, namun apakah kalian tahu apa yang dimaksud dengan memory?. Menurut Bruno( 1987) memori( ingatan) yakni proses mental yang meliputi pengkodean, penyimpanan, serta pemanggilan kembali data serta pengetahuan yang seluruhnya terpusat di dalam otak.

Terdapat 2 tipe memori, long-term memory atau memori jangka panjang dan short-term memory atau memori jangka pendek. Short-term memory atau memori jangka pendek adalah ingatan yang hanya smentara sampai selesai digunakan. Contohnya pada saat kita disuruh ibu untuk pergi kewarung membelibeberapa keperluan, dan bulan depan ibu menyuruh kita untuk membeli keperluan itu kembali sedangkan kita lupa apa saja barang barang tersebut karena tidak penting untuk diingat, lalu ibu mengingatkan kita kembali. Sedangkan long-term memory adalah ingatan jangka pendek yang sudah melewati proses bernama konsolidasi di dalam otak. seperti contoh pada saat ibu menyuruh kita membeli barang yang sama tiap bulannya maka kita akan mengingatnya sampai sampai ibu terkejut kita membeli tanpa disuruh. Perbedaan antara jangka pendek dan jangka panjang bukan hanya pada kegunaannya tetapi juga di penyimpanannya. Banyak ingatan yang bisa disimpan oleh ingatan jangka pendek atau short-term memory hanya sedikit. Akan tetapi ingatan jangka pendek atau shor-term memory bisa berubah menjadi ingatan jangka panjang atau long-term memory loh atau kemungkinan lain untuk ingatan jangka pendek atau short-term memory adalah dibuang begitu saja. Nah karena ingatan jangka pendek kapasitasnya sedikit jadi ada baiknya kita belajar untuk ujian bukan mempelajari seluruh materi semalam sebelum ujian yaa. Ingatan jangka pendek akan disimpan diotak di bagian hippocampus. Lalu ketika ingatan jangka pendek dikonsolidasi dan disimpan di celebral cortex.

Sekarang sudah paham kan bagaimana bisa terjadi “lupa”. Namun tahukah kamu dalam pandangan islam “lupa” disebabkan oleh apa? Mari kita simak penjelasan berikut.

Lupa Menurut Perspektif Islam

Dalam Islam, lupa disebabkan oleh sikap dan perilaku seseorang yang telah di kuasai setan, lupa karena mendustakan ayat-ayat Allah, lupa karena munafik kepada Allah sehingga Allah pun melupakannya, dan lupa kepada Allah karena ia lebih menuruti hawa nafsunya. Akibatnya, lupa yang demikian akan mengantarkannya kepada kesengsaraan dan penderitaan. Senada dengan penjelasan tersebut, Setiawan (2016) menyatakan bahwa lupa didalam Alquran disebabkan oleh lupa yang mencangkup pengertian lalai, lupa dalam pengertian hilangnya perhatian atas suatu persoalan, lupa yang terjadi dalam memori atas peristiwa. Jadi dapat disimpulkan bahwa dalam Islam maupun dalam psikologi, lupa sama-sama berkaitan dengan memori atas peristiwa, namun Islam lebih menekankan atau mengaitkan kepada mengingat Allah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x