Mohon tunggu...
Assyifa Fairuz Fakhirah
Assyifa Fairuz Fakhirah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Pendidikan IPS UPI

KKN TEMATIK LITERASI

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Tingkatkan Gerakan Literasi di Kalangan Siswa SMPN 26 Bandung pada Masa Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

24 September 2021   01:10 Diperbarui: 25 September 2021   19:28 81 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Pandemi Covid-19 masih mewabah di dunia, khususnya di Indonesia dan belum memperlihatkan tanda-tanda akan berakhir, lalu Indonesia dihadapkan kepada kenyataan kurang menggembirakan tentang rendahnya perolehan skor tes PISA (Programme for International Student Asessment). Gambaran perolehan peringkat Indonesia dalam evaluasi PISA mengalami penurunan. Sejak empat tahun terakhir, posisi Indonesia menurun di semua bidang yang diujikan: membaca, matematika, dan sains. Demi menyukseskan pembangunan Indonesia di abad ke-21 menjadi keharusan bagi masyarakat Indonesia untuk menguasai literasi dasar seperti literasi baca tulis, sains dan numerasi. Untuk itu tahun ini UPI ingin memberikan kontribusi dalam program peningkatan indeks literasi nasional melalui kegiatan Kulaih Kerja Nyata (KKN) tematik literasi. (Sumber)

Pelaksanaan KKN tahun ini mahasiswa diharuskan memilih melaksanakan KKN dalam ranah keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Maka dari itu, penulis selaku mahasiswa UPI yang menjalani KKN pada tahun 2021 ini memilih untuk melaksanakan KKN dalam ranah sekolah yaitu di SMPN 26 Bandung yang sedang menjalankan pembelajaran tatap muka terbatas dengan menggunakan model pembelajaran Hybrid Learning. Model pembelajaran Hybrid Learning merupaka proses pembelajaran online dan offline yang digabung dalam suatu proses kegiatan belajar mengajar (KBM). 

Dalam pelaksanaan KKN di ranah sekolah ini, UPI merumuskan sasaran kegiatan kepada pihak sekolah yang terdiri dari minimal 2 guru, 10 orang tua dan 10 siswa pada jenjang pendidikan TK/PAUD, SD/MI, TPA, SMP/MTs, TBM dan PKBM. KKN ini dilaksanakan ketika status PPKM kota Bandung menjadi level 3 dan pelonggaran sejumlah aturan, salah satunya di sektor pendidikan yang diperbolehkan melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas. 

Pelaksanaan KKN ini dinilai sangat positif terkait literasi, untuk itu dilaksanakannya program KKN literasi di SMPN 26 Bandung dengan kegiatan sebagai berikut:

1. Pendampingan pembelajaran daring siswa untuk semua mata pelajaran yang mendukung kegiatan literasi baca tulis di TK/PAUD, SD/MI, TPA, SMP/MTs, TBM dan PKBM. Kegiatan ini dilaksanakan dengan cara mahasiswa membantu mendampingi siswa di kegiatan literasi baca tulis di pembelajaran tatap muka terbatas dan webinar yang dilaksanakan Sabtu, 18 September 2021 melalui zoom dengan narasumber Kepala Perpustakaan UPI.

2. Pendampingan orang tua dalam membimbing anak melalui pembelajaran daring untuk semua mata pelajaran yang mendukung kegiatan literasi baca tulis di TK/PAUD, SD/MI, TPA, SMP/MTs, TBM dan PKBM. Kegiatan ini dilaksanakan dengan cara mahasiswa membantu mendampingi orang tua dalam webinar tentang literasi yang dilaksanakan bersama siswa dengan narasumber kepala perpustakaan UPI.

3. Penguatan pembelajaran daring untuk semua mata pelajaran yang mendukung kegiatan literasi baca tulis di TK/PAUD, SD/MI, TPA, SMP/MTs, TBM dan PKBM. Kegiatan ini dilaksanakan dengan cara mahasiswa membantu guru untuk merumuskan cara yang efektif untuk menunjang pelaksanaan kegiatan literasi pada masa pembelajaran tatap muka terbatas. Penguatan ini membantu guru dalam mencari sumber bacaan penunjang literasi untuk siswa.

4. Mendesain, membuat, melengkapi dan menggunakan media pembelajaran daring yang mendukung kegiatan literasi baca tulis. Kegiatan ini dilaksanakan dengan cara mahasiswa membantu guru dalam mempersiapkan materi penunjang literasi berupa video ajar dan infografis.

5. Membantu administrasi sekolah secara daring yang mendukung kegiatan literasi baca tulis untuk sasaran program. Kegiatan ini dilaksanakan dengan cara mahasiswa membantu guru membuat surat izin terkait pelaksanaan literasi, menginput sumber bacaan yang akan dibaca oleh siswa di media pembelajaran daring dan mengumpulkan hasil bacaan literasi yang sudah dibaca oleh siswa.

6. Penyediaan bahan bacaan non pelajaran yang beragam yang mendukung kegiatan literasi baca tulis secara daring.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...
Lihat Konten Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud & Agama Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan