Bola

Zico, Penyelamat Garuda Asia dari Kekalahan

25 September 2018   08:20 Diperbarui: 26 September 2018   12:51 289 1 0
Zico, Penyelamat Garuda Asia dari Kekalahan
banjarmasin.tribunnews.com

Garuda Asia bermain draw 1-1  dengan Vietnam pada laga lanjutan grup C Piala Asia U-16 2018 yang dihelat di Stadion Nasional Bukit Jalil Kuala lumpur, Senin, 24 September 2018.

"Naga Emas Muda" julukan bagi Timnas U-16 Vietnam unggul terlebih dulu pada menit ke 31, melalui tendangan bebas yang dilepaskan Khuat Van Kang. Bola menghujam keras ke dalam gawang yang dikawal Ernando Ari. Garuda Asia ketinggalan 0-1.

Garuda Asia menyamakan kedudukan di menit ke 49 lewat pemain pengganti, Sutan Diego Zico pada menit ke 49.

Setelah menerima bola dari Bagus, Sutan Diego Armando Ondriano Zico menembakkan bola dari sudut sempit sisi depan gawang, bola melesak ke atas memasuki gawang. Skor sama 1-1. Zico, pemain jebolan Kompas Gramedia U-14, dimasukkan pelatih Fakhri Husaini menggantikan Amanar Abdillah. Kendati Zico belum fit seratus persen dari cedera yang dideritanya.

"Gol buat masyarakat Indonesia" ujar Zico selepas laga.

Zico menilai permainan Vietnam sama saja tidak mengalami perubahan. "Tapi tenaga mereka kuat, counter attacknya bagus sekali" ujarnya.

Usai laga berakhir, pelatih Timnas Vietnam Vu Hong Viet mengatakan bahwa Vietnam seharusnya menang. Namun timnya hanya kurang beruntung bisa ditahan imbang Indonesia. 

"Kedua tim bermain bagus, kami banyak membuat peluang emas, hanya kurang beruntung" seperti dilansir di situs resmi AFC.

Kendati gagal memetik poin penuh, Garuda Asia diharapkan untuk lebih kompak lagi di pertandingan berikutnya. Mereka dituntut untuk mengambil poin penuh saat melawan Timnas India pada hari Kamis (27/9).

Hasil seri melawan Vietnam itu membuat Indonesia kini mengumpulkan empat poin sama dengan India. Namun Indonesia lebih unggul dalam selisih poin, Indonesia mencetak tiga gol dan satu kemasukan. India mencetak satu gol tanpa kemasukan. Di hari yang sama, India bermain draw dengan Iran. Sehingga posisi grup C Indonesia di posisi teratas, India kedua. Dan  Iran dan Vietnam di posisi ketiga dan keempat dengan satu poin. Iran mendapat poin satu hasil seri 0-0 melawan India.

Timnas asuhan Fakhri Husaini harus menundukkan India atau minimal menahan seri India untuk menjadi juara grup C. Dua tim teratas berhak lolos ke babak selanjutnya. 

Merunut ke awal, mula pertandingan Indonesia bermain tanpa Mochammad Supriadi, tapi itu tidak membuat serangan Garuda Asia kendur. Tim Fakhri Husaini bahkan menebar beberapa kali ancaman ke gawang Vietnam.

Meski banyak peluang, tapi Indonesia kecolongan dulu lewat tendangan bebas Van Khang.

Hanya tinggal dua langkah lagi tim asuhan Fakhri Husaini berhak meraih tiket ke Piala Dunia 2019 di Peru. Kita doakan saja.