Mohon tunggu...
Ashauma Aksanul M
Ashauma Aksanul M Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro

KKN TIM II UNIVERSITAS DIPONEGORO PERIODE 2020/2021

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Tinggi Risiko Terjangkit Leptospirosis, Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Kelurahan Gayamsari Cara Menghapusnya

2 Agustus 2021   22:09 Diperbarui: 2 Agustus 2021   22:19 28 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tinggi Risiko Terjangkit Leptospirosis, Mahasiswa KKN Undip Ajarkan Kelurahan Gayamsari Cara Menghapusnya
Dokumentasi pribadi

Semarang (01/08/2021). Leptospirosis adalah penyakit zoonosa yang disebabkan oleh infeksi bakteri berbentuk spiral dari genus (keluarga) Leptospira, yang ditularkan secara langsung dan tidak langsung dari hewan ke manusia. Penyakit ini bebas berkembang di alam diantara hewan baik liar maupun domestik dan manusia merupakan infeksi terminal yaitu manusia tidak menularkan.

Menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), pada tahun 2019 terdapat 845 kasus Leptospirosis di Indonesia, dengan kasus tertinggi berada di Jawa Tengah. Sementara itu, berdasarkan profil Kelurahan Gayamsari tahun 2020 yang disusun oleh Forum Kesehatan Kelurahan (FKK) Kelurahan Gayamsari, terdapat 1 kasus Leptospirosis. 

Meskipun hanya terdapat 1 kasus, ternyata warga yang memiliki faktor risiko mencapai 157 orang. Melihat kondisi tersebut, Mahasiswa KKN UNDIP Tim II Tahun 2021 Kelurahan Gayamsari ingin mengajarkan bagaimana cara menghapus risiko tersebut. 

Adanya kegiatan ini merupakan suatu bentuk pewujudan tema dari KKN Tim II UNDIP Periode 2021 yakni "Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi COVID-19 Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)", khususnya pada poin SDGs ketiga: Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Dokumentasi pribadi
Dokumentasi pribadi

Kegiatan dilakukan dengan mencetak poster yang menjelaskan definisi, cara penularan, faktor risiko terjangkit Leptospirosis, serta cara menghapusnya. Sebagai tambahan, Mahasiswa KKN juga mengadakan mini webinar melalui Zoom Meeting yang dihadiri warga RW 3 Kelurahan Gayamsari. Pada mini webinar ini juga dibahas beberapa masalah lain yang sedang tinggi kasusnya di Kelurahan Gayamsari yaitu DBD, TB, Diare, serta Gizi seimbang.

Dokumentasi pribadi
Dokumentasi pribadi

Setelah diadakan kegiatan ini, harapannya warga Kelurahan Gayamsari tidak lagi berisiko terlutar penyakit Leptospirosis.

Oleh: Ashauma Aksanul Muttaqin

Dosen Pembimbing Lapangan: Ir. Djoko Suwandono, MSP

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x