Mohon tunggu...
Asfira Zakia
Asfira Zakia Mohon Tunggu... Jurnalis - Mahasiswi

E= mc2

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

"Cogito Ergo Sum"

5 Juli 2019   10:10 Diperbarui: 5 Juli 2019   10:12 56
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
sumber: Sanskerta.com

Juli, mengalun sendu bukti yang menggumpal dalam segala ihwal dalam khayal. Saksi dari tragedi pembunuhan yang paling keji yang terukir dalam nisan yang hampir habis dicakar maut isak tangis yang terbungkam.

***

Sakura kuning luruh mengalun Juli bersama lamunan angin yang membubuh gemuruh. Langkah kaki yang berjalan, senandung suara yang pelan mengiringi dua gadis yang berjalan beriringan melalui jalan setapak di sela-sela rerumputan yang memanjang. Hijau keemasan. Hanya warna itu yang tampak oleh mata memandang.

"Ibuku hanya ingin itu"

"Agar kau diterima disana?"

"Agar ia bisa menceritakannya di hadapan teman-temannya", jawabnya menyeringai.

"Untuk apa?"

"Tentu saja untuk dibanggakan"

"Tapi apakah kau benar-benar yakin kau akan diterima disana?"

"Pasti, dengan segala pengorbanan yang telah kulakukan"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun