Mohon tunggu...
Asep Rizal
Asep Rizal Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Penulis

baik-baik sehat selalu dan banyak rezeky,tidak punya utang lahir maupun bathin,kaya raya Jaya Abadi Selamanya.

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan

Pemkab Tasikmalaya Telat Respon Pendemo, Berbahayakah bagi Kelangsungan Pemerintahan?

30 November 2021   10:36 Diperbarui: 30 November 2021   12:06 68 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Pemerintahan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Beberapa catatan aksi massa (Demonstrasi) warga Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat ke pemerintahan Pemkab setempat di Singaparna tercatat kerap terjadi, jeda waktunya tidak begitu jauh (waktu)  kegiatannya dan hal tersebut bisa disimpulkan bahwa Warga Kabupaten Tasikmalaya kesal dengan lambannya segala bentuk pembangunan dan perbaikan sarana infrastruktur yang ada di wilayah Kabupaten Tasikmalaya yang mempunyai jumlah wilayah yang saya sebut  begitu banyak (39 Wilayah Kecamatan dan 351 Desa).

Gerakan demo murni warga Kabupaten setempat tersebut menurut saya bukan hal yang biasa , ini telah menjadi hal yang luar biasa dan sikap pemerintah Pemkab Tasikmalaya pun menurut saya harus bersikap (disikapi) secara  istimewa tertata , terintegrasi dan pemkab tasikmalaya juga harus bersiap untuk Actions secara cepat dan bijaksana.

Lamban dalam penanganan , bisa berbahaya bagi pemerintahan , itu prinsip saya karena secara gamblang bahwa warga yang datang berdemonstrasi tersebut murni meminta Pucuk Pimpinan secepatnya menyikapi dan bertindak arif terutama ketika yang diminta  warga memerlukan biaya besar misalnya.

Menurut pendapat saya bahwa ketika warga bergerak menuju pusat pemerintahannya guna menyampaikan unek-uneknya tersebut adalah sebuah bentuk  dukungan nyata dan pemkab tasikmalaya harus segera menyikapinya dengan sangat arif dan bijaksana , karena bagaimanapun warga tahu bahwa di Pemkab Tasikmalaya dana untuk beberapa kegiatan perbaikan sarana dan prasarana itu jelas ada (Ngajugrug) hanya saja saya melihat di dalam rencananya tidaklah semulus harapan warga , karena dana-dana itu ternyata memerlukan pihak ketiga yang harus pula "Suceng" /bisa berbagi dengan para pemain anggaran lainnya ,, misalnya.

Mengapa demikian? Saya hanya bisa melihat bahwa betapa berlikunya dana-dana berbagai proyek dan kegiatan yang melibatkan pihak ketika (Rekanan,CV atau PT) di sebuah jawatan yang mempunyai kegiatan dan dipercaya sebagai penyuplai proyek-proyek oleh Pemkab dan Pemerintahan Pusat tersebut misalnya , berliku dan telatnya kebijakan pemkab tasikmalaya saya pandang bahwa hal itulah yang membuat warga di berbagai tempat geram dan nyata adanya bahwa imbas dari  kejadiannya mereka bergerak merangsek dan mempermalukan pihak pemerintahan kabupatennya sendiri.

Seharusnya , pihak pemerintahan pemkab tasikmalaya malu dan harus punya rasa  malu juga , ketika warga /rakyatnya berdemo datang ke hadapan mereka , dengan segudang sumpah dan serapah yang terdengar pedas , datangnya para pendemo adalah sebuah sosok nyata bahwa pemkab tasikmalaya tidak becus bekerja dan ketika telah tersimpulkan begitu adanya saya sarankan saja "Turun dari Jabatan dan menyatakan mundur karena sudah tak mampu membawa perubahan di wilayah kabupaten tasikmalaya".

Berbagai tuntutan yang dilontarkan warga dari semua catatan saya menyimpulkan bahwa urusan kebijakan dan anggaran - anggaran pemerintah di berbagai dinas dan jawatan mandek dan tuntutan mereka tak secepatnya di respon,,,

Asep Muhammad Rizal.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Pemerintahan Selengkapnya
Lihat Pemerintahan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan