Mohon tunggu...
Asep Rizal
Asep Rizal Mohon Tunggu... Penulis

baik-baik sehat selalu dan banyak rezeky,tidak punya utang lahir maupun bathin,kaya raya Jaya Abadi Selamanya.

Selanjutnya

Tutup

Kandidat

Mengapa Calon Petahana Pilkada Serentak 2020 Dicurigai Kampanye Hitam?

3 Januari 2021   07:16 Diperbarui: 3 Januari 2021   07:23 61 0 0 Mohon Tunggu...

Hasil akhir dari hitungan angka pilkada serentak era pandemi corona 2020 Tingkat Kabupaten Tasikmalaya dimenangkan oleh Pasangan Nomor urut 2 Ade-Cecep.

Hasil realqount itupun dinyatakan dengan Sidang Pleno KPU Kabupaten setempat yang dilaksanakan pada bulan Desember 2020 yang lalu.

Hanya saja kemenangan angka yang hanya punya selisih   7% untuk kemenangan pasangan Ade Sugianto-Cecep Nurul Yakin itupun sempat terdengar kabar (bahwa pasangan nomor urut 2 itu) terkabarkan  akan di gugat pihak lawan politiknya (nomor urut 4-pen)  dengan materi  gugatan yang diantaranya adalah bahwa  pasangan Nomor urut 2 yang merupakan calon petahana tersebut telah mencurangi Pemilu dengan cara mencairkan Program Bansos Covid-19 bagi warga diseluruh Pemdes diwilayah Pemkab Tasikmakaya sebelum terjadinya pencoblosan surat suara di TPS masing tempat tersebut ,kabarnya.

Keterangan Lain:

Sebagai bagian element warga Kabupaten Tasikmalaya perlu kiranya kita bersikap arif dan bijaksana dalam hal ini , bahwa pilkada serentak 2020 itu telah melalui beberapa tahapan pemilu dan kita semua tak bisa menyangka bahwa jadwal Pilkada serentak 2020 tersebut dilalui begitu rumit jalan pelaksanaanya  karena kita semua tahu bahwa pada tahun 2020 kali ini dunia digegerkan dengan gerakan penanganan pandemi virus covid-19 yang menghantam hampir semua negara didunia.

Sebagai bagian dari warga dunia yang mengikuti alur penanganan Covid-19 Negri kitapun pada awal gerakannya telah menyatakan Perang terhadap Virus yang dikatakan berbahaya tersebut.

Bahkan pendapat para "Pendengung Virus Penyakit aneh  itu" mengucapkan kata bahwa katanya  Covid-19 lebih berbahaya dari apapun nama penyakit didunia dan hal itupun memicu berbagai Kegiatan Pencegahan Virus yang dinobatkan sebagai gerakan yang dimotori oleh Barisan  Protokol Kesehatan yang diantara gerakannya itu  melakukan gerakan  PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang diantaranya membatasi , mengurangi kerumunan masal dan perang itupun bahkan cendrung membubarkan kegiatan warga yang tengah berusaha dagang di pasar-pasar traditional dan di Pasar-pasar Modern lainnya.

Tercatat dalam ingatan kita semua bahwa PSBB itupun menghantam kepada usaha warga negara kita demi melangsungkan hidup mereka dan semakin menyempitkan ruang gerak usaha warga  kita semua, Negri kitapun bangkit melawan lalu tercatat negara kitapun mengalihkan semua anggaran negara kepada Penanganan Covid-19 yang membagikan Dana tunai secara cuma-cuma demi terjaganya kondusipitas penghidupan Warga Negara Indonesia , dan Kadeudeuh itupun sampai juga ketangan warga Kabupaten Tasikmalaya dengan catatan Plus dan Minusnya.

Setelah pihak Pemerintahan Pusat hampir selesai menggelontorkan dananya hingga Triluyunan Rupiah untuk rakyat yang terimbas Covid19 itu ,lalu terdengar pula  Pemerintahan Pusatpun memerintahkan Pemerintahan Provinsi agar secepatnya mengalihkan Dana Proyek-proyek Infrastrukture dan Proyek-proyek lainnya kepada Penanganan Covid-19 , setelah terkuras banyak dengan catatan Dana Covid-19 untuk Tingkat Provinsi tersebut ada catatan plus dan minisnya itu maka Pihak Provinsipun memerintahkan pihak Pemkab/Pemkotnya agar segera "Bergerak Cepat" mengalihkan Dana untuk berbagai Proyek Vital untuk Penanganan Proyek sosial penanganan Covid-19.

Hal inipun kena dampaknya kepada Wilayah Daerah yang akan melaksanakan Pilkada Serentak yang dimana Wilayah Pemkab/Pemkotnya dipimpin oleh Para Bupati/Walikota petahana yang akan ikutan tanding pada perhelatan Pilakada serentak 2020 tersebut.

"Hal itulah yang kemudian memicu kecemburuan pihak-pihak Lawan Politik Bupati/Walikota petahana yang ikutan tanding lagi pada pemilihan Kepala Daerah serentak 2020 tersebut,,!" Ucapan itupun terlontar dari salah seorang Pemerhati Pilkada serentak 2020 ketika ngobrol sederhana dengan penulis disebuah tempat akhir-akhir ini.

Asep Muhammad Rizal:

VIDEO PILIHAN