Mohon tunggu...
Asep Rizal
Asep Rizal Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Penulis

baik-baik sehat selalu dan banyak rezeky,tidak punya utang lahir maupun bathin,kaya raya Jaya Abadi Selamanya.

Selanjutnya

Tutup

Media Pilihan

Putra Daerah Galunggung Menggugat;"Diduga Ada Pungli PT Perhutani di Lokasi Wisata!"

3 Januari 2016   22:08 Diperbarui: 4 Januari 2016   07:41 41 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

[caption caption="pintu loket masuk baru PT Perhutani Cabang Kabupaten Tasikmalaya diarena Kolam Renang Air Panas Galunggung(docpri)"][/caption]Membludaknya “tingkat” jumlah pengunjung ke-Wana Wisata Cipanas dan Kawah Galunggung , dari mulai awal liburan panjang tahun ini yang dimulai pada Tanggal (19-Desember-2015 sampai dengan Tanggal 03-Januari-2016) telah membawa berkah tersendiri bagi keberadaan Kawasan Wisata Alam yang  ditata  -kelolakan oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat bersama leading sector Dinas Pariwisata Kabupaten setempat yang menggandeng pihak PT Perhutani Cabang Kabupaten setempat sebagai pelengkap pengelolaan lokasi Wisata tersebut.

*********************

“Kita bayangkan saja apabila  pada awal liburan panjang, perharinya lokasi wisata alam Cipanas dan Kawah Galunggung ini dikunjungi oleh sekitar 10.000-an orang yang masuk maka kita sebagai Putra Daerah Kabupaten Tasikmalaya berharap Penghasilan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kabupaten kita akan meningkat dan  diuntungkan bila tata-kelolanya baik dan benar, namun atas pemantauan pihak kami yang notabene putra daerah disini mustahil hal itu akan terjadi, karena  menurut kami ada pihak yang keluar dari nota kesepahaman tentang jumlah penghasilan atas karcis diarena wisata alam cipanas galunggung ini!” hal itu disampaikan Wahid Ajur (49) yang mengaku sebagai pemerhati lokasi Wisata Alam Cipanas Galunggung dan diapun mengaku sebagai Putra Daerah yang perduli terhadap keberadaan Wisata Alam disana.

[caption caption="loket masuk kearena Pemandian Air Panas Alamiah Lokasi Wisata Galunggung berkarcis Rp.10.000,-PT Perhutani Cabang Kabupaten Tasikmalaya (docpri)"]

[/caption]Lalu pada bincang-bincang yang dilakukan oleh penulis dengannya pada Hari Minggu (03/01) yang merupakan jadwal liburan terakhir pada Liburan panjang 2015-2016 kali ini diapun sempat menyampaikan sebuah kronologys kasus pungli  dilokasi Wisata Alam Galunggung tersebut ,  yang diapun sempat  sebutkan “Pungli Berdalih Sebuah Lembaga Formal“, dia sempat bercerita panjang lebar  kepada penulis , dan inilah ungkapan Wahid Ajur  yang sempat direkam oleh penulis,

[caption caption="pintu loket karcis masuk baru yang diduga ada "mal-praktek" kebijakan PT Perhutani Cabang Kabupaten Tasikmalaya dilokasi Wisata Galunggung(docpri)"]

[/caption]“Pada prinsifnya keberadaan PT Perhutani dilokasi Wisata Alam terpopulair diwilayah Priangan Timur tersebut telah banyak membantu pihak Pemerintah Kabupaten setempat  yang diwakili oleh Dinas Pariwisata (leading sector) terkaitnya , namun pada akhir-akhir ini keberadaan dan  sikapnya  PT Perhutani seakan ngawur dan terkesan akan mencaplok berbagai kebijakan yang diberikan oleh Pemda kita ini, salah sebuah kebijakan “ngawur” pihak pengelolaan  PT Perhutani yang kita anggap merupakan memberatkan warga Pengunjung (Wisatawan) adalah ;

1.PT Perhutani Cabang Kabupaten Tasikmalaya telah berani membuka loket baru pada Kolam Renang Air Panas dilokasi Air Panas Alamiah yang merupakan asset Pemda dengan pengelolaan pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya.

Ongkos masuknya mereka beri jatah Rp.7000,- untuk Orang Dewasa dan Rp.5000,- untuk golongan Anak-anak, pembukaan Loket baru itu tertanggal 17 November 2015 sesuai pengklaimannya pihak PT Perhutani Cabang setempat yang memutuskan kebijakan itu secara sepihak yakni belum ada pengesahan bersifat Peraturan Daerah  (Perda) yang membidangi tata-kelola Wisata Alam diwilayah Kabupaten Tasikmalaya pada khususnya.

2.PT Perhutani Cabang Kabupaten Tasikmalayapun telah berani “memutuskan” nominal jumlah uang bagi  kebijakan parkir dan ongkos masuk  kelokasi parkiran Kawah Galunggung sejumlah Rp.7000,- untuk Kendaraan Mobil dan Rp.4000,- bagi pengguna Kendaraan bermotor , dan kita anggap ini adalah kebijakan sepihak yang kami semua warga Galunggung anggap “ belum di-Perda-kan”.

3.Persoalaan Karcis Masuk pada pintu Masuk Cipanas Alamiah-pun belum tuntas ketika mereka berani menerapkan harga Karcis Rp.10.000,- perorangnya  yang mereka putuskan dan dikelola mereka  pada sekitar tahun 2008 yang lalu sampai dengan detik ini.

Kita ketahui bersama dulu bahwa Kebijakan Perda Karcis Masuk kelokasi Wisata Alam Galunggung (Cipanas dan Kawah Galunggung) yang berjumlah Rp.6.500,- per-orangnya tersebut rincian hasil kesepakatan yang telah ke- dua belah pihak sepakati bersamanya adalah sebagai berikut ;

[caption caption="photo potongan karcis masuk baru pada loket barunya pihak PT Perhutani Cabang Kabupaten Tasikmalaya dilokasi Wisata Galunggung (docpri)"]

[/caption]-Rp.3000,- untuk pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Media Selengkapnya
Lihat Media Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan