Mohon tunggu...
Aryo S Eddyono
Aryo S Eddyono Mohon Tunggu... Dosen - Peneliti

Mengajar Jurnalistik dan Media Massa di Universitas Bakrie. Meneliti isu-isu pers dan demokrasi, media dan budaya, media alternatif, serta soal konten/jurnalisme warga.

Selanjutnya

Tutup

Hobby Pilihan

Serunya Mancing Berton-ton Lele di Selokan Mataram

10 September 2018   12:09 Diperbarui: 10 September 2018   12:36 890
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Mancing Gratis Berton-ton Ikan Lele di Selokan Mataram, Yogyakarta. (Dok. Aryo)

Udin, warga Minggir, Sleman  berkali-kali melempar mata kailnya ke Selokan Mataram (9/9/2018), selokan yang berperan penting dalam pengairan sawah di Yogyakarta. 

Arus air agak kuat sehingga berkali-kali menghanyutkan umpan yang melekat di mata kail. Ia tidak menyerah demi mendapat ikan lele yang sengaja dilepas oleh panitia "Mancing Gratis Geerrsama Sepanjang Selokan Mataram."

Matahari bersinar terik saat itu. Didampingi anak dan isterinya, Udin duduk dipinggir selokan berpayung bayangan pohon besar. "Sudah sejaman disini tapi belum dapat (ikan), Mas," ujarnya. 


Kabarnya sepuluh ton lele dilepas sepanjang Selokan Mataram. Kabar lainnya hanya lima ton lele saja yang dilepas. Panitia menyiapkan 14 titik pancingan untuk peserta. Siapapun bebas ikut acara ini. Gratis.

Syaratnya adalah tidak boleh menangkap ikan selain menggunakan kail. Jaring, jala, racun ikan, dan alat setrum ikan haram dipakai. Kalau ketahuan panitia, akan didiskualifikasi.

Acara digelar dari pagi hingga sore. Berapapun jumlah ikan yang didapat boleh dibawa pulang tanpa bayar.

Selain Udin, ada juga Rahman warga Godean, Sleman. Ia datang bersama ibu, bapak, dan adik-adiknya. Anggota keluarganya menyebar, mencari peruntungan agak jauh dari jembatan penyeberangan, tempatnya mancing. Meski telah mendapat lima ekor lele, ia mengaku kesulitan. "Arusnya gede (besar), Mas. (Pintu air) di buka di atas," ia menduga.

Hingga siang, jumlah lele yang dipancing tak jua bertambah.  Ia dan keluarganya menyerah dan memilih pulang. "(Lelenya) buat cemilan aja. Buat pecel lele," ujar Rahman sambil tertawa.

Peserta mancing bersama datang dari berbagai tempat. Mereka memilih lokasi mancing sesuai selera masing-masing di sepanjang Selokan Mataram. Ada yang mendapat hasil, ada pula yang pulang dengan tangan kosong. Beragam strategi mancing dikeluarkan. Mulai dari memilih umpan hingga menentukan posisi mancing.

Pardiyanto datang bersama rekannya dari Bandung, Jawa Barat sejak subuh. Memilih umpan cacing merah, ia mengarahkan mata kailnya tepat di bawah bayangan jembatan penyeberangan. "Ikannya suka berteduh di situ," ujarnya sambil menunjuk arah di mana ia selalu meletakkan mata kail. Enam jam memancing ia mendapat lima ekor lele.

Sempat Diprotes

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobby Selengkapnya
Lihat Hobby Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun