Mohon tunggu...
Arundati Swastika W
Arundati Swastika W Mohon Tunggu... Mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta, konsentrasi studi Komunikasi Massa dan D`igital. Sedang belajar menulis artikel.

Selanjutnya

Tutup

Digital

Ini 4 Hal yang Terasosiasi dengan Media Baru

25 Agustus 2019   00:30 Diperbarui: 30 Agustus 2019   11:58 59 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ini 4 Hal yang Terasosiasi dengan Media Baru
Sumber : avivdigital

Media Baru menjadi topik yang sering dibahas sekarang ini sehingga perlu untuk kita pahami sebagai manusia yang hidup di era digital

Media sebagai kata kunci untuk dibahas, menjadi sebuah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan berbagai hal dan menjadi istilah yang perlu untuk menjadi fokus dalam bahasan mengenai era digital. Dalam studi komunikasi sendiri, media dikaitkan dengan organisasi dan institusi terpisah seperti pers dan media cetak, fotografi, iklan, film, penyiaran, publikasi dan lain-lain (Lister, dkk, 2009, h. 9). Tentunya, dalam studi mengenai media ini terdapat beberapa titik penekanan untuk diamati seperti produksi media tersebut ataupun konten yang terdapat dalam media yang diamati.  

Selain itu, perlu kita cermati bahwa perubahan media menjadi media baru yang terjadi menjadi sangat kompleks, didukung dengan keberadaan teknologi yang juga baru juga dikarenakan berbagai perubahan seperti adanya audiens minoritas bahkan media yang bisa melampaui regulasi yang ada (Lister, dkk, 2009, h. 10) sehingga menjadi perlu untuk dicermati nilai kompleks dalam media baru.

Media baru sendiri dewasa ini menjadi sering dilihat sebagai bagian dari perubahan untuk 'era baru', dimana media baru memiliki peranan yang juga cukup besar dalam berbagai bidang seperti teknologi, sosial, ekonomi, bahkan budaya (Lister, dkk, 2009, h. 11). Hal-hal yang terasosiasi dengan media baru sendiri antara lain seperti (Lister, dkk, 2009, h. 10-11) :

Perubahan dari Modernitas menuju Post-Modernitas

Hal ini terkait dengan media baru yang dijadikan penanda perubahan terkait budaya korelatif dari segi estetika dan ekonomi yang dikembangkan dari tahun 1960-an, dengan usaha pengembangan yang diperebutkan namun dilakukan oleh hampir semua kalangan untuk menuju kunci perubahan yaitu media baru.

Intensifikasi Proses-proses Globalisasi

Terjadi sebuah pengaburan wilayah negara dan batas-batasnya dalam hal perdagangan, organisasi korporat, adat dan budaya, serta identitas dan kepercayaan. Media baru dilihat sebagai elemen yang memberikan kontribusi dalam intensifikasi proses-proses globalisasi tersebut, dimana terjadi pengaburan batas-batas dalam berbagai hal seperti disebutkan sebelumnya.  

Di Barat, Pergantian Era Industri dengan Pabrik menjadi 'Post-Industrial' untuk Era Informasi

Terjadi pergeseran dalam pekerjaan, keterampilan, investasi serta keuntungan dari industri untuk memproduksi barang material menjadi 'industri' untuk layanan dan informasi. Industri untuk layanan dan informasi ini dilihat sebagai ciri utama dari adanya media baru, dimana media baru digunakan untuk 'industri' layanan dan informasi tersebut.  

Kelayakan Susunan Geopolitik yang Mapan dan Terpusat

Media komunikasi baru memfasilitasi melemahnya mekanisme kekuasaan dan kontrol dari pusat-pusat kolonial negara Barat, dikarenakan jaringan dari media komunikasi baru yang tersebar serta melampaui batas. Hal ini menjadi terkait dengan penjelasan sebelumnya dimana media baru menjadi bagian dari intensifikasi proses-proses globalisasi yang mengaburkan batas dalam berbagai isu.

Dari penjelasan tersebut, maka jelas media baru di era digital ini memiliki perhatian yang besar dari berbagai kalangan, terutama terkait dengan adanya proses globalisasi dan pergeseran era industri menjadi era informasi. Selain terkait dengan hal diatas, Lister dkk (2009) juga berpendapat jika :    

"Media baru juga memperoleh perhatian besar dikarenakan kegunaannya yang inklusif dan menghindari implikasi berlebih dari ideologi dan ketidaktetapan, namun disatu sisi juga menjadi sebuah istilah yang mendukung ideologi mengenai perubahan teknologi dan hal yang terkait, sehingga sesungguhnya istilah ini masih umum dan abstrak untuk dipahami"

Dengan demikian, media baru di era digital memiliki peran yang besar dalam melakukan perubahan terhadap sebuah era, ditunjukkan dengan pergeseran bentuk industri dari produksi material menjadi produksi informasi, bahkan melemahkan mekanisme kekuasaan dan kontrol dari pusat-pusat kolonial negara Barat. Semua hal diatas, menunjukkan bagaimana media baru menjadi sebuah isu yang perlu untuk dipahami karena juga menjadi bagian dari hidup kita.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x